Mengejutkan, 377.000 Orang Gaza Telah Dihilangkan Militer Israel sejak Perang Pecah

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Lokasi tersebut tidak memiliki fasilitas dasar seperti tempat berteduh, air, toilet, pos pertolongan pertama, atau akses khusus untuk kelompok rentan. Biasanya hanya ada satu titik masuk dan keluar, tidak ada manajemen kerumunan, dan kekacauan adalah hal yang umum.

Laporan tersebut berpendapat bahwa arsitektur kompleks bantuan ini dirancang sedemikian rupa sehingga berisiko menimbulkan kekacauan berulang, kondisi yang kemudian digunakan untuk membenarkan kekerasan terhadap warga sipil.

"Secara keseluruhan, kompleks bantuan ini tampaknya mencerminkan logika kontrol, bukan bantuan, dan akan menjadi keliru jika menyebutnya 'pusat distribusi bantuan kemanusiaan'. Mereka tidak mematuhi prinsip-prinsip kemanusiaan, dan sebagian besar desain dan operasinya dipandu oleh tujuan lain, yang melemahkan tujuan yang dinyatakan," lanjut laporan tersebut.

Laporan itu muncul setelah Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi pada hari Selasa lalu bahwa sedikitnya 450 orang telah tewas dan sekitar 3.500 orang terluka sejak akhir Mei saat mencoba mengakses bantuan kemanusiaan.

Menurut kementerian itu, sebagian besar dari mereka yang tewas tertembak di dekat atau dalam perjalanan ke lokasi distribusi GHF yang didukung oleh AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved