Terungkap, 6 Lab Riset Penting Universitas Ben Gurion Israel Hancur Dihantam Rudal Iran
Kamis, 26 Juni 2025 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa (24/6/2025), Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan gencatan senjata dengan Israel, menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa Iran dan Israel sepakat gencatan senjata.
Baik Iran, Israel, maupun AS sama-sama mengeklaim memenangkan pertempuran.
"Angkatan bersenjata Iran menyampaikan tanggapan yang memalukan dan patut dicontoh terhadap kekejaman musuh," kata dewan tersebut.
Iran menambahkan puncak dari pertempuran ini pada serangan terhadap pangkalan AS di Qatar pada Senin tengah malam dan serangan rudal fajar terhadap Israel.
"Teheran menanggapi serangan terhadap wilayahnya secara proporsional dan tepat waktu, dan memaksa musuh untuk menyesal dan menerima kekalahan serta penghentian agresi secara sepihak," lanjut dewan tersebut.
"Angkatan bersenjata Republik Islam Iran, tanpa mempercayai kata-kata musuh dan dengan tangan di pelatuk, siap untuk memberikan tanggapan yang tegas dan menghalangi terhadap setiap tindakan pelanggaran oleh musuh," imbuh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran membantah klaim Israel bahwa Teheran meluncurkan rudal ke Israel selama beberapa jam terakhir setelah gencatan senjata disepakati.
Israel mengatakan akan menyerang "di jantung Teheran" setelah menuduh Iran melanggar gencatan senjata yang diumumkan Trump.
Laporan tersebut muncul ketika Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menuduh Iran melanggar gencatan senjata dan memerintahkan "serangan hebat" terhadap Teheran.
Baik Iran, Israel, maupun AS sama-sama mengeklaim memenangkan pertempuran.
"Angkatan bersenjata Iran menyampaikan tanggapan yang memalukan dan patut dicontoh terhadap kekejaman musuh," kata dewan tersebut.
Iran menambahkan puncak dari pertempuran ini pada serangan terhadap pangkalan AS di Qatar pada Senin tengah malam dan serangan rudal fajar terhadap Israel.
"Teheran menanggapi serangan terhadap wilayahnya secara proporsional dan tepat waktu, dan memaksa musuh untuk menyesal dan menerima kekalahan serta penghentian agresi secara sepihak," lanjut dewan tersebut.
"Angkatan bersenjata Republik Islam Iran, tanpa mempercayai kata-kata musuh dan dengan tangan di pelatuk, siap untuk memberikan tanggapan yang tegas dan menghalangi terhadap setiap tindakan pelanggaran oleh musuh," imbuh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran membantah klaim Israel bahwa Teheran meluncurkan rudal ke Israel selama beberapa jam terakhir setelah gencatan senjata disepakati.
Israel mengatakan akan menyerang "di jantung Teheran" setelah menuduh Iran melanggar gencatan senjata yang diumumkan Trump.
Laporan tersebut muncul ketika Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menuduh Iran melanggar gencatan senjata dan memerintahkan "serangan hebat" terhadap Teheran.
Lihat Juga :