Fasilitas Nuklir Iran Tidak Hancur, Serangan AS Gagal Total

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:35 WIB
loading...
Fasilitas Nuklir Iran...
Fasilitas nuklir Iran tidak hancur, serangan AS gagal total. Foto/X
A A A
TEHERAN - Seorang mantan duta besar AS untuk Israel Daniel Shapiro mengatakan "prematur" untuk mengetahui sepenuhnya dampak pemboman AS terhadap situs nuklir Iran. Laporan intelijen menyebutkan serangan AS tidak mampu menghancurkan fasilitas nuklir Iran.

Daniel Shapiro, yang bertugas di pemerintahan Obama, mengatakan kepada program Newsday BBC: "Saya tidak mengharapkan penilaian apa pun sedini ini."

"Butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya," katanya.

Pertanyaan yang paling penting, menurutnya, adalah "bagaimana status uranium yang sangat diperkaya?"

Sebelumnya, seorang mantan pejabat Pentagon yang bertugas di pemerintahan Trump pertama mengatakan informasi rahasia "tidak boleh pernah terungkap", setelah kebocoran laporan intelijen Pentagon tentang kerusakan pada program nuklir Iran.

Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?

Berbicara kepada program Today di BBC Radio 4, Mick Mulroy mengatakan kebocoran itu berbahaya karena membahayakan "sumber daya manusia". Mereka "bisa terbunuh jika mereka dikompromikan", katanya.

Mantan pejabat itu juga mempertanyakan bagaimana penilaian sebelumnya bahwa serangan itu akan menghambat fasilitas nuklir Iran selama bertahun-tahun bisa "salah besar".

"Mereka jelas melakukan kesalahan sebelumnya, atau mereka melakukan kesalahan sekarang - tidak mungkin keduanya," katanya. "Gedung Putih menggunakan kata "dilenyapkan", dan laporan itu jauh lebih tidak meyakinkan."

Ketika ditanya apakah AS "sudah selesai" menyerang Iran, Mulroy mengatakan bahwa "Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir."

"Mungkin ada serangan tambahan untuk memastikan bahwa mereka tidak akan pernah sampai pada titik di mana mereka memiliki senjata nuklir," katanya.

Sebelumnya, penilaian intelijen Pentagon awal atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran menyebutkan serangan itu tidak menghancurkan program nuklir negara itu dan mungkin hanya menundanya "beberapa bulan, paling lama".

Stok uranium Iran yang diperkaya tidak hilang dalam pengeboman hari Sabtu, sumber yang mengetahui evaluasi Badan Intelijen Pertahanan mengatakan kepada mitra BBC di AS, CBS.

Sentrifus Iran sebagian besar "utuh" dan dampak serangan itu terbatas pada struktur di atas tanah, sumber menambahkan.

Gedung Putih menyebut penilaian itu "salah besar", dan mengatakan bahwa penilaian itu dibocorkan oleh "seorang pecundang tingkat rendah di komunitas intelijen".

Berbicara di atas Air Force One sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ketiga situs nuklir di Iran terkena "serangan hebat" dan hancur, dan bahwa laporan media AS "sangat tidak sopan" kepada mereka yang melakukan serangan itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved