4 Persamaan Sunni dan Syiah Menurut Ayatollah Khamenei
Selasa, 24 Juni 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa syair terkenal tentang Amirul Mukminin (a.s.) dikarang oleh Al-Syafi'i. Al-Syafi'i memuji Imam Ali (a.s.) dalam syair-syairnya. Tentu saja, hal ini tidak terbatas pada Imam Ali (a.s.) saja. Para Imam Sunni menghormati semua Imam. Kedudukan tinggi para tokoh terkemuka ini sudah kita ketahui, yaitu Muslim Syiah.
"Dan sesungguhnya kamu dapat mengenali mereka dari nada bicara (mereka)." [Al-Qur'an 47: 30]. Anda bahkan dapat mengenali musuh Anda melalui kata-kata mereka.
Konflik antara Muslim Sunni dan Syiah sangat penting bagi musuh Islam. Perbedaan dan konflik di antara Umat Islam akan merusak spiritualitas, kemurnian, kekuasaan, keagungan, dan persatuan nasional umat Islam, sebagaimana dikutip dalam Al-Qur'an: "Dan [jangan] kekuatanmu lenyap." [Al-Qur'an 8: 46].
"Umat Islam dan cendekiawan Islam harus memperhatikan dan mengandalkan karakter dan ajaran Nabi Suci (saw) sebagai titik fokus," papar Khamenei.
3. Alquran
Khamenei mengungkapkan, rencana musuh ditujukan untuk memicu perpecahan di antara Muslim Sunni dan Syiah. Musuh mungkin mengikuti rencana yang tidak Anda ketahui. Oleh karena itu, Anda harus menyadari rencana musuh dan mengenali musuh Anda setiap saat."Dan sesungguhnya kamu dapat mengenali mereka dari nada bicara (mereka)." [Al-Qur'an 47: 30]. Anda bahkan dapat mengenali musuh Anda melalui kata-kata mereka.
Konflik antara Muslim Sunni dan Syiah sangat penting bagi musuh Islam. Perbedaan dan konflik di antara Umat Islam akan merusak spiritualitas, kemurnian, kekuasaan, keagungan, dan persatuan nasional umat Islam, sebagaimana dikutip dalam Al-Qur'an: "Dan [jangan] kekuatanmu lenyap." [Al-Qur'an 8: 46].
4. Nabi Muhammad SAW
Salah satu faktor yang dapat memainkan peran utama dalam hal ini adalah keberadaan suci Nabi (saw)."Umat Islam dan cendekiawan Islam harus memperhatikan dan mengandalkan karakter dan ajaran Nabi Suci (saw) sebagai titik fokus," papar Khamenei.
(ahm)
Lihat Juga :