Iran Serang Pangkalan Udara AS di Qatar, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui

Selasa, 24 Juni 2025 - 09:28 WIB
loading...
A A A

6. Apa yang Terjadi di Qatar akibat Serangan Iran?


Beberapa jam menjelang serangan, Kedutaan Besar AS dan Inggris di Qatar mengeluarkan pernyataan yang mendesak warga negara di Qatar untuk berlindung di tempat sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Namun, imbauan tersebut dicabut beberapa jam setelah serangan berhenti.

Beberapa sekolah Inggris, Amerika, dan Eropa di negara itu mengatakan akan tetap tutup pada hari Selasa.

Kementerian Pendidikan Qatar mengatakan semua ujian yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa telah dijadwalkan ulang untuk hari Rabu.

Selama pengarahannya, Kementerian Dalam Negeri Qatar mengatakan situasi di negara itu sepenuhnya stabil dan bahwa semua otoritas bekerja dalam koordinasi untuk memastikan keselamatan publik.

Jabr al-Naimi, pejabat dari Otoritas Keamanan Publik Qatar, mengatakan keselamatan warga negara dan penduduk adalah "prioritas utama".

"Kami tidak akan membiarkan krisis atau konflik internasional atau eksternal memengaruhi kehidupan kami di Qatar," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

Kementerian Luar Negeri Qatar juga mengatakan kehidupan kembali normal setelah serangan itu, dan telah menegaskan kembali seruannya bagi pihak-pihak yang bertikai untuk berunding.

7. Mengapa Wilayah Udara Qatar ditutup, dan Kapan Dibuka Kembali?


Qatar menutup wilayah udaranya untuk sementara, dengan mengatakan bahwa itu adalah bagian dari tindakan yang diambil untuk memastikan keselamatan penduduk dan pengunjung.

Wilayah udara dibuka kembali lebih dari lima jam kemudian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved