Ini Cara Terbaik Iran Mengakhiri Perang dengan AS dan Israel

Senin, 23 Juni 2025 - 18:33 WIB
loading...
A A A
Kelompok Houthi yang berpihak pada Iran di Yaman juga berjanji untuk memulai kembali serangan maritim mereka jika AS memasuki perang demi kepentingan Israel. Kelompok tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Trump pada awal Mei untuk menghentikan serangan jika AS menghentikan serangan udara hariannya di Yaman, tetapi mereka terus melancarkan serangan rudal ke Israel sebagai bentuk perlawanan terhadap perangnya di Gaza, yang telah menewaskan hampir 56.000 warga Palestina sejak 7 Oktober 2023.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berada di Moskow pada hari Senin untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Setibanya di ibu kota Rusia, Araghchi mengatakan kepada media pemerintah Iran bahwa Teheran menghargai kecaman Kremlin atas serangan AS, dan berharap hal itu dapat didukung oleh "langkah-langkah praktis" di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan forum internasional lainnya.

DK PBB pada Senin malam mengadakan pertemuan ketiganya mengenai serangan terhadap Iran sejak dimulainya perang, di mana Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa ia tetap prihatin tentang "perkembangan berbahaya" di seluruh wilayah dan menyerukan penghentian segera permusuhan.

Dewan Gubernur IAEA juga mengadakan pertemuan luar biasa pada Senin sehubungan dengan serangan terhadap situs nuklir Iran, sementara para pemimpin Uni Eropa bertemu di Brussels, di mana mereka akan membahas konflik Iran dan Gaza, di antara masalah-masalah lainnya.

Surat kabar Iran pada Senin mendedikasikan halaman depan mereka untuk serangan AS terhadap Iran, serta serangan rudal terhadap Israel.

"Kheibar Shekan Iran membakar Israel," demikian bunyi tajuk utama dari Keyhan yang sangat konservatif, mengacu pada rudal balistik canggih yang digunakan Korps Garda Revolusi Islam dalam gelombang serangannya pada Minggu.

Surat kabar reformis Ham-Mihan menerbitkan gambar Trump dengan penampilan seperti setan, dan mengatakan bahwa ia sangat mengandalkan “diplomasi intimidasi”, sementara surat kabar Shargh menulis, “Halo dunia, kami di sini”, untuk melaporkan korban sipil akibat serangan Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved