Rakyat Iran Menanti Serangan Balas Dendam ke AS

Senin, 23 Juni 2025 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Operasi Midnight Hammer Tanpa Perlawanan, Kenapa Tak Ada Pesawat Tempur dan Rudal yang Membalas?

Warga Qom, kota yang berjarak sekitar 30 kilometer (18 mil) dari lokasi nuklir Fordow, terbangun karena suara sirene kendaraan darurat dan berita bahwa kompleks rahasia itu telah dibom beberapa jam sebelumnya.

Lima orang yang tinggal di Qom mengatakan mereka terkejut mengetahui apa yang terjadi ketika mereka bangun, karena tidak mendengar apa pun semalaman.

Qom tidak memiliki sistem peringatan serangan udara, jadi penduduk tidak akan mendapat peringatan sebelum serangan.

Qom dianggap sebagai kota suci, rumah bagi madrasah Syiah terbesar dan paling terkenal di Iran. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei belajar di Madrasah Qom, seperti halnya beberapa mantan presiden Iran.

Demikian pula, orang-orang yang tinggal di sebuah desa sekitar 35 kilometer (22 mil) dari fasilitas Natanz mengatakan mereka tidak mendengar apa pun semalam.

Di Teheran, jauh dari lokasi nuklir yang menjadi sasaran, banyak yang menyerukan Iran untuk menanggapi dengan kekerasan. Fars merilis kompilasi wawancara singkat dengan orang-orang di jalan-jalan ibu kota pada hari Minggu.

Masing-masing dari delapan orang yang ditampilkan mendesak pembalasan - dengan sebagian besar mengatakan Iran harus menyerang pangkalan AS di wilayah tersebut dan menutup Selat Hormuz di pantai selatan Iran, yang dilalui sepertiga dari perdagangan minyak laut global.

Di Iran, tanda-tanda perbedaan pendapat cenderung cepat diredam, sehingga berbahaya bagi orang-orang untuk menyatakan ketidaksetujuan dengan rezim tersebut.

Namun, Mohsen Milani, seorang sarjana Iran yang telah tinggal di AS selama puluhan tahun, mengatakan serangan AS terhadap Iran dapat memicu dukungan yang lebih tulus bagi rezim tersebut.

"Serangan itu dapat memicu gelombang nasionalisme baru, merusak masa depan hubungan AS-Iran lebih dari kudeta 1953, mempercepat peralihan Teheran ke Rusia dan China, dan secara fundamental membentuk kembali pertahanan, pencegahan, dan postur nuklir Iran," katanya dalam sebuah posting di X.

Sebagian dari sentimen ini telah ditunjukkan di Teheran pada hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved