Pakar Militer Ini Prediksi Iran Bisa Menimbulkan Penderitaan bagi Israel

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:35 WIB
loading...
Pakar Militer Ini Prediksi...
Iran bisa menimbulkan penderitaan bagi Israel. Foto/Press TV
A A A
TEHARAN - Iran tidak akan menyerah begitu saja dan mungkin ingin memperpanjang konfliknya dengan Israel untuk menimbulkan lebih banyak kerusakan pada musuh bebuyutannya. Itu diungkapkan pakar militer Afshon Ostovar mengatakan kepada CNN.

"Satu hal yang dapat mereka lakukan adalah bertahan dan membuat konflik ini jauh lebih merugikan bagi Israel," kata Ostovar, seorang profesor madya di Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut yang berbasis di California.

"Dari sudut pandang Iran, tidak ada yang benar-benar akan hilang," katanya, seraya menambahkan bahwa "program nuklirnya sudah hancur" dan proksi-proksinya di wilayah tersebut – Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, dan Houthi di Yaman – telah "direndahkan" oleh serangan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Ostovar mengatakan bahwa daya ungkit terakhir Iran mungkin adalah pilihan untuk memperpanjang perang.

"Semakin lama Israel terus mengebom Iran, Iran dapat terus mengebom Israel," kata analis tersebut.

Baca Juga: Konflik Iran - Israel, Akankah Berakhir dengan Perang Nuklir?

Apalagi, Iran menolak klaim Israel bahwa stok rudal yang menipis telah memaksanya untuk mengurangi peluncuran. Itu diungkapkan seorang pejabat senior Iran kepada CNN.

Pejabat itu mengatakan Iran telah mengubah kebijakan rudalnya, mengganti kuantitas dengan kualitas. Alih-alih menembakkan rudal dalam jumlah besar, mereka mengatakan, Iran menggunakan rudal presisi yang lebih canggih terhadap pusat-pusat militer dan keamanan yang sensitif.

"Diamati bahwa Iran meluncurkan rudal dan rudal itu dengan mudah menembus THAAD Amerika, Patriot, Arrow 3, Arrow 2, David's Sling dan keluarga sistem Iron Dome, menyerang target yang telah ditentukan sebelumnya," kata pejabat itu, mengacu pada jaringan sistem pertahanan rudal Israel.

Israel "tidak boleh senang dengan penurunan jumlah rudal yang ditembakkan dan lebih baik tetap diam dan hanya menjadi pengamat dalam menghadapi keseimbangan baru kekuatan superior Iran," kata mereka.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved