15 Alasan Mimpi Negara Aman Israel Hancur Seketika karena Serangan Iran

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:01 WIB
loading...
15 Alasan Mimpi Negara...
Tim pencarian dan penyelamatan Israel melakukan operasi di tengah reruntuhan bangunan yang hancur setelah serangan Iran di Rishon LeZion, Israel, pada 14 Juni 2025. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Hubungan antara Israel dan Iran telah lama berlangsung sebagai perang bayangan, melalui proxy, serangan siber, dan operasi rahasia. Setelah revolusi 1979, Iran mengembangkan jaringan kelompok pejuang, baik itu Hizbullah, Hamas, Houthi yang mampu menyerang Israel dan sekutunya.

Israel menjawab dengan operasi rahasia, termasuk serangan di Suriah dan kuil nuklir Iran. Konflik langsung terjadi setelah insiden besar seperti pembunuhan pemimpin Hamas di Teheran (2024) dan Hizbullah di Beirut, yang dianggap Iran sebagai agresi terhadap wilayahnya.

Iran menembakkan ratusan rudal ke Israel sebagai balasan, dan Israel membalas lagi dengan operasi udara besar ke instalasi nuklir dan militer Iran pada Juni 2025.

Alasan Mimpi Negara Aman Israel Hancur Seketika


Serangan Iran itu dengan seketika menghancurkan mimpi tentang negara aman Israel di Timur Tengah. Ribuan warga Israel pun sudah banyak yang meninggalkan wilayah jajahan itu karena merasa tidak aman lagi.

Berikut ini berbagai alasan mengapa mimpi negara aman Israel telah sirna:

1. Sistem Pertahanan Israel Kewalahan oleh Serangan Masif Iran


Iran melancarkan ratusan rudal balistik dan drone, lebih dari 400 proyektil dalam gelombang berturut-turut menuju pusat-pusat Israel, termasuk Tel Aviv dan Haifa. 

Sistem pertahanan multilapis (Iron Dome, David’s Sling, Arrow II/III) berhasil mencegat sekitar 90%, namun banyak rudal tetap tembus dan menimbulkan korban serta kerusakan infrastruktur. 

Beberapa laporan bahkan menyebut kemampuan tameng rudal Israel merosot hanya menjadi sekitar 10% saja.

Akibatnya, warga mengalami malam-malam tanpa tidur, mengenakan pakaian lengkap saat tidur, dan kewaspadaan tinggi karena ratusan sirene berbunyi setiap malam.

2. Keterbatasan dan Tingginya Biaya Sistem Pertahanan


Pertahanan multilapis Israel sangat efektif, tetapi sangat mahal: perkiraan biaya mencapai hingga USD1 miliar hanya untuk melindungi satu serangan besar. 

Kapasitasnya juga terbatas. Dalam gelombang besar serangan, sistem dapat jebol, menimbulkan kerusakan dan mengikis kepercayaan publik pada “benteng kebal” Israel.

3. Kepercayaan Publik Israel Terguncang


Minggu-minggu serangan Iran telah menghancurkan narasi keamanan absolut Israel. Warga kini dipaksa realitas bahwa tidak ada tempat sepenuhnya aman, bahkan kota besar seperti Tel Aviv atau Haifa.

Trauma publik tinggi, masyarakat mempertanyakan retorika negara aman dan realistis menuntut strategi baru.

Tingkat gangguan jiwa meningkat di kalangan warga Israel hingga 350% sejak serangan balasan Iran dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
Messi Turun Takhta,...
Messi Turun Takhta, Mbappe Raja Gol Piala Dunia
John Herdman Beri Kabar...
John Herdman Beri Kabar Terkini TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Berita Terkini
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved