Digempur Rudal Iran, Gangguan Jiwa Melonjak 350% di Israel
Rabu, 18 Juni 2025 - 00:01 WIB
loading...
Rudal Iran menghancurkan wilayah Israel. Foto/tasnim
A
A
A
TEL AVIV - Sumber-sumber berbahasa Ibrani melaporkan peningkatan 350% dalam panggilan ke pusat trauma psikologis di Israel menyusul serangan rudal balasan Iran. Kondisi itu mencerminkan tekanan psikologis yang meluas di antara penduduk rezim penjajah Israel.
Harian berbahasa Ibrani Maariv melaporkan, dalam beberapa jam setelah serangan dahsyat Iran terhadap rezim Zionis, jumlah warga Israel yang mencari dukungan psikologis melonjak hingga 350%.
Surat kabar tersebut mengutip data dari Asosiasi Pusat Trauma Israel, yang membantu mereka yang terkena dampak trauma mental terkait perang.
Menurut Efrat Shafrut, Direktur Jenderal pusat tersebut, warga Israel di seluruh wilayah pendudukan membanjiri saluran telepon, menggambarkan gejala-gejala seperti serangan panik, gemetar, menangis, detak jantung meningkat, dan kecemasan ekstrem.
Shafrut menambahkan, "Orang-orang menelepon dan mengatakan mereka kehilangan kendali dan terlalu takut untuk meninggalkan tempat penampungan."
Harian berbahasa Ibrani Maariv melaporkan, dalam beberapa jam setelah serangan dahsyat Iran terhadap rezim Zionis, jumlah warga Israel yang mencari dukungan psikologis melonjak hingga 350%.
Surat kabar tersebut mengutip data dari Asosiasi Pusat Trauma Israel, yang membantu mereka yang terkena dampak trauma mental terkait perang.
Menurut Efrat Shafrut, Direktur Jenderal pusat tersebut, warga Israel di seluruh wilayah pendudukan membanjiri saluran telepon, menggambarkan gejala-gejala seperti serangan panik, gemetar, menangis, detak jantung meningkat, dan kecemasan ekstrem.
Shafrut menambahkan, "Orang-orang menelepon dan mengatakan mereka kehilangan kendali dan terlalu takut untuk meninggalkan tempat penampungan."
Lihat Juga :