Iran Jadi Negara Pertama yang Menembak Jatuh Jet Tempur F-35, Bagaimana Caranya?
Selasa, 17 Juni 2025 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Jika pasukan Iran mencoba menembak jatuh jet pada malam pertama tanpa unsur kejutan ini, keberhasilan mereka akan diragukan. Selain itu, puing-puing dari penembakan awal kemungkinan akan jatuh ke negara tetangga Irak, sehingga Iran tidak memiliki banyak kesempatan untuk mempelajari teknologinya.
Mengakui kerugian juga akan membebani hubungan dengan Amerika Serikat, yang khawatir teknologi canggih F-35 Israel jatuh ke tangan Iran, atau mungkin Rusia atau China.
AS membatasi penjualan F-35 kepada sekelompok sekutu terpercaya tertentu, termasuk Israel, dengan syarat yang ketat (Turki, misalnya, telah dikecualikan). F-22 Raptor, jet tempur siluman Amerika kedua, tidak diekspor ke sekutu mana pun karena teknologinya yang sangat sensitif.
Kehilangan jet tempur ini akan menjadi pukulan telak bagi prestise militer Amerika, seperti yang ditunjukkan oleh dampak dari penembakan jatuh RQ-170 Sentinel oleh Iran, yang dilaporkan menjadi dasar pengembangan pesawat nirawak dan subsistem Iran.
Meskipun banyak foto tidak resmi dari reruntuhan yang beredar daring, angkatan bersenjata Iran belum merilis gambar resmi F-35 yang jatuh.
Pembatasan ini kemungkinan bertujuan untuk menyembunyikan sejauh mana teknologi yang ditemukan kembali dan mencegah musuh menilai secara akurat sistem canggih mana yang mungkin segera dieksploitasi oleh Iran dan sekutunya.
5. Israel dan AS Menyangkal
Seperti yang diduga, rezim Israel telah menolaknya untuk menjaga moral di antara pasukannya yang sudah berjuang dan melindungi reputasi palsu dari kekuatan udaranya yang seharusnya "tak terkalahkan".Mengakui kerugian juga akan membebani hubungan dengan Amerika Serikat, yang khawatir teknologi canggih F-35 Israel jatuh ke tangan Iran, atau mungkin Rusia atau China.
AS membatasi penjualan F-35 kepada sekelompok sekutu terpercaya tertentu, termasuk Israel, dengan syarat yang ketat (Turki, misalnya, telah dikecualikan). F-22 Raptor, jet tempur siluman Amerika kedua, tidak diekspor ke sekutu mana pun karena teknologinya yang sangat sensitif.
Kehilangan jet tempur ini akan menjadi pukulan telak bagi prestise militer Amerika, seperti yang ditunjukkan oleh dampak dari penembakan jatuh RQ-170 Sentinel oleh Iran, yang dilaporkan menjadi dasar pengembangan pesawat nirawak dan subsistem Iran.
Meskipun banyak foto tidak resmi dari reruntuhan yang beredar daring, angkatan bersenjata Iran belum merilis gambar resmi F-35 yang jatuh.
Pembatasan ini kemungkinan bertujuan untuk menyembunyikan sejauh mana teknologi yang ditemukan kembali dan mencegah musuh menilai secara akurat sistem canggih mana yang mungkin segera dieksploitasi oleh Iran dan sekutunya.
(ahm)
Lihat Juga :