Sebut Zionis Biadab, Umat Yahudi Iran Serukan Israel Dihujani Rudal Setiap Hari
Selasa, 17 Juni 2025 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
Homayoun Sameyah Najafabadi, satu-satunya perwakilan komunitas tersebut di Majelis Iran, menyatakan dalam surat terbuka yang dimuat oleh Tasnim News: "Peluncuran ribuan pesawat nirawak dan rudal setiap hari akan menjadi balasan yang paling tidak tepat terhadap operasi Israel."
Laporan terpisah dari Tasnim News mengutip Sameyah yang mengatakan bahwa serangan Israel membuktikannya sebagai "rezim biadab yang membunuh anak-anak" dan mendesak Iran untuk memberikan pelajaran yang "tidak akan terlupakan."
Pernyataan komunitas Yahudi Isfahan mengulangi klaim IRGC bahwa fase ketiga pembalasan Iran yang sedang berlangsung–Operation True Promise 3–telah menggandakan jumlah rudal yang ditembakkan ke Israel dan menargetkan lokasi tiga kali lebih besar daripada gelombang sebelumnya.
IRNA selanjutnya menegaskan bahwa tujuh rudal Qiyam Iran mendarat di dekat Tiberias dan Kiryat Shmona di Israel utara. Militer Israel mengeklaim kerusakannya dari rentetan serangan rudal Iran hanya terbatas.
Israel mengatakan serangan mendadaknya menghantam pusat komando Pasukan Quds, baterai pertahanan udara, dan fasilitas terkait nuklir yang menimbulkan ancaman eksistensial yang akan segera terjadi.
Laporan terpisah dari Tasnim News mengutip Sameyah yang mengatakan bahwa serangan Israel membuktikannya sebagai "rezim biadab yang membunuh anak-anak" dan mendesak Iran untuk memberikan pelajaran yang "tidak akan terlupakan."
Pernyataan komunitas Yahudi Isfahan mengulangi klaim IRGC bahwa fase ketiga pembalasan Iran yang sedang berlangsung–Operation True Promise 3–telah menggandakan jumlah rudal yang ditembakkan ke Israel dan menargetkan lokasi tiga kali lebih besar daripada gelombang sebelumnya.
IRNA selanjutnya menegaskan bahwa tujuh rudal Qiyam Iran mendarat di dekat Tiberias dan Kiryat Shmona di Israel utara. Militer Israel mengeklaim kerusakannya dari rentetan serangan rudal Iran hanya terbatas.
Israel mengatakan serangan mendadaknya menghantam pusat komando Pasukan Quds, baterai pertahanan udara, dan fasilitas terkait nuklir yang menimbulkan ancaman eksistensial yang akan segera terjadi.
(mas)
Lihat Juga :