Perang Iran-Israel Memanas, AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua ke Timur Tengah
Selasa, 17 Juni 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump telah memberikan pesan yang beragam di depan publik tentang krisis tersebut, dengan mengatakan: "Sudah waktunya untuk mencapai kesepakatan". Namun, kata Trump, kedua negara mungkin harus bertempur habis-habisan terlebih dahulu.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pada hari Senin bahwa dia telah memerintahkan pengerahan kemampuan pertahanan tambahan ke Timur Tengah.
Hegseth tidak mengungkapkan kemampuan militer apa yang dia kirim ke wilayah tersebut. Namun, Reuters melaporkan pada hari Senin tentang pengerahan sejumlah besar pesawat pengisian bahan bakar militer AS dan pergerakan kapal induk ke Timur Tengah.
"Melindungi pasukan AS adalah prioritas utama kami dan pengerahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur pertahanan kami di kawasan tersebut," kata Hegseth dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.
Menurut laporan Reuters, Trump semakin mendukung serangan Israel selama beberapa hari terakhir tetapi juga menolak rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Pada Senin malam, dia mendesak semua orang di Teheran untuk segera mengevakuasi diri dan menegaskan kembali bahwa Iran seharusnya menandatangani kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pada hari Senin bahwa dia telah memerintahkan pengerahan kemampuan pertahanan tambahan ke Timur Tengah.
Hegseth tidak mengungkapkan kemampuan militer apa yang dia kirim ke wilayah tersebut. Namun, Reuters melaporkan pada hari Senin tentang pengerahan sejumlah besar pesawat pengisian bahan bakar militer AS dan pergerakan kapal induk ke Timur Tengah.
"Melindungi pasukan AS adalah prioritas utama kami dan pengerahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur pertahanan kami di kawasan tersebut," kata Hegseth dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.
Menurut laporan Reuters, Trump semakin mendukung serangan Israel selama beberapa hari terakhir tetapi juga menolak rencana Israel untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Pada Senin malam, dia mendesak semua orang di Teheran untuk segera mengevakuasi diri dan menegaskan kembali bahwa Iran seharusnya menandatangani kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat.
Lihat Juga :