Viral, Penyiar TV Pemerintah Iran Dibom Israel saat Live
Selasa, 17 Juni 2025 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) juga mengutuk serangan Israel tersebut. Mereka mengaku terkejut oleh tindakan militer Zionis Israel.
"Pertumpahan darah ini harus diakhiri sekarang," kata lembaga yang berbasis di New York itu dalam sebuah posting di X.
Perang ini pecah sejak Jumat pekan lalu, di mana Israel melancarkan serangkaian serangan udara terhadap Iran, termasuk yang menargetkan pusat pengayaan uranium di Natanz dan yang lainnya yang membunuh beberapa komandan militer senior dan ilmuwan nuklir.
Iran membalas dengan menembakkan banyak rudal balistik ke Israel. Kedua belah pihak saling serang sejak saat itu.
Di pihak Iran, ratusan orang dilaporkan telah tewas. Sedangkan di Israel, 24 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terluka.
"Pertumpahan darah ini harus diakhiri sekarang," kata lembaga yang berbasis di New York itu dalam sebuah posting di X.
Perang ini pecah sejak Jumat pekan lalu, di mana Israel melancarkan serangkaian serangan udara terhadap Iran, termasuk yang menargetkan pusat pengayaan uranium di Natanz dan yang lainnya yang membunuh beberapa komandan militer senior dan ilmuwan nuklir.
Iran membalas dengan menembakkan banyak rudal balistik ke Israel. Kedua belah pihak saling serang sejak saat itu.
Di pihak Iran, ratusan orang dilaporkan telah tewas. Sedangkan di Israel, 24 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terluka.
(mas)
Lihat Juga :