Tunjukkan Solidaritas dan Dukungan, MBS Telepon Presiden Iran

Senin, 16 Juni 2025 - 03:30 WIB
loading...
Tunjukkan Solidaritas...
Putra Mahkota MBS menelpon presiden Iran. Foto/X
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menegaskan kembali dalam panggilan telepon dengan presiden Iran kecaman Kerajaan atas serangan Israel terhadap Iran dengan mengatakan bahwa serangan tersebut telah "mengganggu" dialog yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis.

Komunikasi via telepon itu sebagai bentuk upaya membangun solidaritas dan dukungan Saudi kepada Iran. Itu juga menegaskan bahwa Saudi mengutuk serangan Zionis ke Iran.

Berbicara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, MBS menggarisbawahi "kecaman dan kecaman Arab Saudi atas serangan [Israel] ini, yang merusak kedaulatan dan keamanan Republik Islam Iran dan merupakan pelanggaran hukum dan norma internasional."

“Putra Mahkota menekankan bahwa serangan-serangan ini telah mengganggu dialog yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis dan telah menghambat upaya-upaya untuk meredakan ketegangan dan mencapai solusi diplomatik,” SPA melaporkan dan menambahkan bahwa MBS juga menyampaikan belasungkawa kepada Pezeshkian atas mereka yang tewas akibat serangan-serangan tersebut.

Putra Mahkota “menekankan penolakan Kerajaan atas penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan perselisihan, dan menganjurkan dialog sebagai prinsip dasar untuk menyelesaikan perbedaan.”

Israel melancarkan serangan-serangan terhadap Iran pada Jumat pagi, dalam apa yang diperingatkannya akan menjadi operasi yang berkepanjangan untuk mencegah Teheran membangun senjata atom.

Iran melancarkan serangan rudal balasannya sendiri pada Jumat malam, dengan kedua negara saling melancarkan serangan baru pada malam hari hingga Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Nasi, Kentang, atau...
Nasi, Kentang, atau Pasta, Mana yang Paling Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved