Kondisi Mencekam, Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Orang di Israel Tengah
Sabtu, 14 Juni 2025 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Iran telah meluncurkan beberapa salvo rudal ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel sebelumnya terhadap lokasi tempat tinggal dan nuklir di Teheran yang menewaskan puluhan orang, termasuk para pemimpin militer dan ilmuwan nuklir, serta menyebabkan ratusan orang terluka.
Beberapa ledakan juga terdengar di Iran, dengan Kantor Berita semi-resmi negara itu, Tasnim, membagikan rekaman kebakaran di bandara internasional Mehrabad di ibu kota Iran.
Siaran publik Israel, Kan, melaporkan seorang wanita yang terluka parah selama serangan rudal pertama Iran terhadap Israel telah meninggal karena luka-lukanya.
Kepala PBB Antonio Guterres telah menyerukan de-eskalasi di tengah serangan yang terus berlanjut, dengan mengatakan di media sosial bahwa, "Perdamaian dan diplomasi harus menang."
Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan tiga anak termasuk di antara mereka yang terluka ketika pecahan roket jatuh di dekat kota Sa'ir dekat Hebron di Tepi Barat selatan.
Lima orang yang terluka, termasuk anak-anak, berusia enam, tujuh dan 12 tahun, dibawa ke rumah sakit, menurut Wafa, yang mengutip Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina.
Beberapa ledakan juga terdengar di Iran, dengan Kantor Berita semi-resmi negara itu, Tasnim, membagikan rekaman kebakaran di bandara internasional Mehrabad di ibu kota Iran.
Siaran publik Israel, Kan, melaporkan seorang wanita yang terluka parah selama serangan rudal pertama Iran terhadap Israel telah meninggal karena luka-lukanya.
Kepala PBB Antonio Guterres telah menyerukan de-eskalasi di tengah serangan yang terus berlanjut, dengan mengatakan di media sosial bahwa, "Perdamaian dan diplomasi harus menang."
Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan tiga anak termasuk di antara mereka yang terluka ketika pecahan roket jatuh di dekat kota Sa'ir dekat Hebron di Tepi Barat selatan.
Lima orang yang terluka, termasuk anak-anak, berusia enam, tujuh dan 12 tahun, dibawa ke rumah sakit, menurut Wafa, yang mengutip Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina.
Lihat Juga :