35 Orang Terluka saat Rudal Iran Menghantam Israel

Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:38 WIB
loading...
35 Orang Terluka saat...
Serangan rudal Iran menghujani wilayah Israel. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Sebanyak 35 warga Israel terluka, termasuk dua orang dalam kondisi kritis, oleh rudal balistik balasan Iran yang menargetkan beberapa wilayah di Israel. Kabar itu diungkap surat kabar Israel.

“Setidaknya 35 warga Israel terluka, termasuk dua orang dalam kondisi kritis, empat orang dalam kondisi sedang, sembilan orang dalam kondisi ringan hingga sedang, dan 21 orang terluka ringan,” papar laporan surat kabar Yedioth Ahronoth.

Sebelumnya, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan tim darurat sedang beroperasi di lokasi yang terkena dampak dan pekerjaan terus berlanjut di wilayah yang terkena dampak.

Layanan darurat Magen David Adom mengonfirmasi tujuh orang telah terluka dalam serangan sejauh ini.

Militer Israel mengatakan puluhan rudal telah diluncurkan dari Iran dan sistem pertahanan udara sedang bekerja untuk mencegatnya.

Alarm berbunyi di seluruh Israel sebagai akibat dari peluncuran rudal, termasuk di Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa, yang menandakan keadaan siaga nasional.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan Iran menembakkan sekitar 100 rudal balistik ke Israel.

Channel 14 mengonfirmasi satu rudal menghantam Tel Aviv, menyebabkan gumpalan asap mengepul dari lokasi jatuhnya rudal.

Radio Angkatan Darat Israel mengatakan kebakaran terjadi di dekat markas besar Kementerian Pertahanan di Tel Aviv setelah serangan rudal tersebut.

Israel melancarkan serangan besar-besaran pada Jumat pagi, mengerahkan sekitar 200 pesawat untuk menargetkan program nuklir Iran dan kemampuan rudal jarak jauh.

Serangan itu menewaskan para pejabat militer senior Iran serta ilmuwan nuklir.

Iran telah bersumpah memberikan "hukuman berat" dan menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakannya.

Baca juga: BREAKING NEWS! Iran Luncurkan Operasi True Promise 3, Serangan Rudal Terbesar ke Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved