AS Sebut Israel Serang Iran Sendirian

Jum'at, 13 Juni 2025 - 08:43 WIB
loading...
AS Sebut Israel Serang...
Amerika Serikat menyatakan Israel menyerang Iran sendirian pada Jumat (13/6/2025). Foto/Iran International
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan Israel menyerang Iran sendirian pada Jumat (13/6/2025). Washington membantah terlibat serangan tersebut, dan memperingatkan Teheran untuk tidak menyerang kepentingan Amerika di Timur Tengah.

"Malam ini (Jumat dini hari), Israel mengambil tindakan sepihak terhadap Iran. Kami tidak terlibat dalam serangan terhadap Iran dan prioritas utama kami adalah melindungi pasukan Amerika di kawasan tersebut," kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih.

"Israel memberi tahu kami bahwa mereka yakin tindakan ini diperlukan untuk membela diri. Presiden [Donald] Trump dan Pemerintah [AS] telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi pasukan kami dan tetap berhubungan erat dengan mitra regional kami," ujarnya.

Baca Juga: Breaking News-Perang Pecah, Israel Serang Iran!

"Saya tegaskan: Iran tidak boleh menargetkan kepentingan atau personel AS," imbuh Rubio.

Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka resmi meluncurkan perang terhadap Iran dengan nama sandi operasi Rising Lion (Singa Bangkit) pada Jumat. Mereka mengeklaim telah menargetkan situs nuklir Teheran.

"IDF [Pasukan Pertahanan Israel] meluncurkan serangan gabungan yang tepat dan preemptive berdasarkan intelijen berkualitas tinggi untuk menyerang program nuklir Iran, dan sebagai tanggapan atas agresi rezim Iran yang sedang berlangsung terhadap Israel," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

"Beberapa waktu lalu, puluhan jet tempur IAF menyelesaikan tahap pertama yang mencakup serangan terhadap puluhan target militer, termasuk target nuklir di berbagai wilayah Iran," lanjut pernyataan tersebut.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu juga mengonfirmasi perang telah diluncurkan terhadap Iran.

"Beberapa saat lalu, Israel meluncurkan operasi Rising Lion, operasi militer yang ditargetkan untuk menangkal ancaman Iran terhadap kelangsungan hidup Israel," kata Netanyahu dalam pidato video pada hari Jumat.

Baca Juga: Perang Pecah, Israel Bombardir Rumah Pejabat Militer dan Politik Iran

"Operasi ini akan terus berlanjut selama diperlukan untuk menghilangkan ancaman ini selama beberapa dekade, para tiran Teheran telah dengan berani secara terbuka menyerukan penghancuran Israel. Mereka mendukung retorika genosida mereka dengan program untuk mengembangkan senjata nuklir," paparnya.

Fars News yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melaporkan bahwa beberapa unit hunian di Shahrak-e Mahallati di Teheran timur telah menjadi sasaran serangan udara Israel. Distrik tersebut diketahui menampung para pejabat militer senior Iran dan keluarga mereka.

Televisi pemerintah Iran melaporkan beberapa ledakan terdengar di beberapa wilayah di Teheran.

Wilayah udara Iran telah ditutup tak lama setelah serangan udara Israel dimulai.

Bandara Imam Khomeini Teheran mengatakan telah membatalkan semua penerbangannya. Situs pelacak penerbangan FlightRadar24 menyebutkan wilayah udara Iran telah ditutup.

"Rumah pejabat senior militer dan politik menjadi sasaran serangan udara Israel di Teheran," kata seorang pejabat senior politik Israel kepada Iran International, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Warga sipil bukanlah target yang dimaksud," ujarnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah mengumumkan keadaan darurat di seluruh Israel setelah perang pecah.

"Setelah serangan preemptive Negara Israel terhadap Iran, serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Negara Israel dan penduduk sipilnya diperkirakan akan segera terjadi," kata Katz.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved