AS Perintahkan Keluarga Militernya Tinggalkan Timur Tengah karena Situasi Genting
Kamis, 12 Juni 2025 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Laporan awal tidak memberikan kerangka waktu untuk operasi militer Israel apa pun.
Baca Juga: Israel Bersiap Serang Iran Jadi Alasan AS Evakuasi Kedutaan di Timur Tengah
Kendati demikian, situasi yang genting ini memicu kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate hingga 5,2%. Harga minyak melonjak setelah Reuters melaporkan bahwa kedutaan AS sedang mempersiapkan keberangkatan yang diperintahkan sebagai respons atas meningkatnya risiko keamanan di Timur Tengah.
Sebelumnya, Angkatan Laut Inggris mengeluarkan peringatan langka kepada para pelaut bahwa ketegangan yang lebih tinggi di Timur Tengah dapat memengaruhi pengiriman, termasuk melalui Selat Hormuz.
Pengiriman sering kali berisiko di Timur Tengah, tetapi UKMTO (United Kingdom Maritime Trade Operations), yang bertindak sebagai penghubung antara Angkatan Laut dan kapal-kapal pengiriman komersial, jarang mengeluarkan peringatan umum seperti ini.
“UKMTO telah diberi tahu tentang meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut yang dapat menyebabkan eskalasi aktivitas militer yang berdampak langsung pada pelaut,” bunyi peringatan tersebut.
“Kapal-kapal disarankan untuk melewati Teluk Arab, Teluk Oman, dan Selat Hormuz dengan hati-hati," lanjut peringatan itu.
The Joint Maritime Information Center, lembaga berbagi informasi yang berada di bawah Combined Maritime Forces (Pasukan Maritim Gabungan), memperingatkan tentang risiko yang meningkat dari perselisihan tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan rudal di sekitar titik rawan.
Baca Juga: Israel Bersiap Serang Iran Jadi Alasan AS Evakuasi Kedutaan di Timur Tengah
Kendati demikian, situasi yang genting ini memicu kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate hingga 5,2%. Harga minyak melonjak setelah Reuters melaporkan bahwa kedutaan AS sedang mempersiapkan keberangkatan yang diperintahkan sebagai respons atas meningkatnya risiko keamanan di Timur Tengah.
Sebelumnya, Angkatan Laut Inggris mengeluarkan peringatan langka kepada para pelaut bahwa ketegangan yang lebih tinggi di Timur Tengah dapat memengaruhi pengiriman, termasuk melalui Selat Hormuz.
Pengiriman sering kali berisiko di Timur Tengah, tetapi UKMTO (United Kingdom Maritime Trade Operations), yang bertindak sebagai penghubung antara Angkatan Laut dan kapal-kapal pengiriman komersial, jarang mengeluarkan peringatan umum seperti ini.
“UKMTO telah diberi tahu tentang meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut yang dapat menyebabkan eskalasi aktivitas militer yang berdampak langsung pada pelaut,” bunyi peringatan tersebut.
“Kapal-kapal disarankan untuk melewati Teluk Arab, Teluk Oman, dan Selat Hormuz dengan hati-hati," lanjut peringatan itu.
The Joint Maritime Information Center, lembaga berbagi informasi yang berada di bawah Combined Maritime Forces (Pasukan Maritim Gabungan), memperingatkan tentang risiko yang meningkat dari perselisihan tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan rudal di sekitar titik rawan.
Lihat Juga :