Afghanistan Mulai Tetapkan Batas Wilayah, Pulihkan Penanda Perbatasan

Selasa, 10 Juni 2025 - 17:45 WIB
loading...
Afghanistan Mulai Tetapkan...
Perbatasan antara Afghanistan dan Iran. Foto/Hasht-e Subh
A A A
KABUL - Afghanistan mulai menetapkan batas wilayahnya dengan negara-negara tetangga bersamaan dengan pemulihan penanda perbatasan yang sebelumnya hilang karena berbagai alasan. Laporan itu diungkap penyiar Afghanistan pada hari Senin (9/6/2025), mengutip Kementerian Urusan Perbatasan, Etnis, dan Suku Afghanistan.

"Terlepas dari sensitivitas dan lamanya proses, kementerian dan lembaga mitranya berkomitmen secara tepat menetapkan titik nol dan melindungi integritas teritorial negara," ungkap juru bicara kementerian Taslimullah Haqqani seperti dikutip penyiar Tolo News.

Negosiasi sedang berlangsung dengan negara-negara tetangga yang berbagi perbatasan resmi dengan Afghanistan mengenai pembaruan dan rekonstruksi penanda perbatasan, menurut pernyataan yang dirujuk penyiar Afghanistan.

Penyiar tersebut mengutip para ahli Afghanistan yang mengatakan konflik selama dua dekade terakhir telah menyebabkan pelanggaran perbatasan negara Afghanistan oleh negara-negara tetangga, dan pembaruan penanda perbatasan akan menjadi langkah yang efisien untuk menyelesaikan masalah ini.

Afghanistan berbatasan dengan enam negara: Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, China, dan Pakistan.

Pada saat yang sama, Afghanistan tidak mengakui apa yang disebut Garis Durand, yang merupakan perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang ditetapkan otoritas Inggris pada akhir abad ke-19.

Garis sepanjang 2.640 kilometer (1.640 mil) ini, yang merupakan hasil negosiasi pada tahun 1893 antara Afghanistan dan pemerintah kolonial India, telah menjadi subjek perdebatan sengit selama beberapa dekade.

Baca juga: Rusia Usulkan Pemindahan Kantor Pusat PBB dari AS, Apa Alasannya?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
BNPP Bersoleg Jadi Forum...
BNPP Bersoleg Jadi Forum Strategis Penguatan Tata Kelola Hukum Kawasan Perbatasan
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved