Rusia Usulkan Pemindahan Kantor Pusat PBB dari AS, Apa Alasannya?

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:31 WIB
loading...
Rusia Usulkan Pemindahan...
Pemandangan di kota Sochi, Rusia. Foto/oltatravel.com
A A A
MOSKOW - Kantor pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus dipindahkan dari New York ke kota Sochi di Laut Hitam Rusia, menurut saran Menteri Luar Negeri (Menlu) Sergey Lavrov.

Markas besar PBB, tempat kedudukan Dewan Keamanan (DK PBB) dan Majelis Umum (UNGA), telah berada di pusat kota Manhattan sejak 1951, dan dipindahkan ke sana tidak lama setelah organisasi tersebut didirikan pada 1945.

“Hal terbaik adalah memindahkan PBB ke Sochi,” ujar Lavrov di Forum Masa Depan 2050 di Moskow pada hari Senin (9/6/2025).

“Ngomong-ngomong, (pemimpin Soviet Joseph) Stalin mengusulkan ini, dan dengan serius mengusulkannya. Namun, ia kemudian mengalah pada (Presiden AS Franklin) Roosevelt, pertama Long Island, lalu New York, Manhattan,” ungkap menteri luar negeri tersebut.

Namun, ia mengakui perubahan tersebut akan sangat sulit dilakukan.

“Semua struktur ini telah berakar dalam, baik dalam hal real estat maupun dalam bentuk personel. Khususnya setelah kontrak permanen diperkenalkan, para personel membeli apartemen dan rumah,” papar Lavrov.

Dia menjelaskan, “Pergeseran mendadak itu bahkan menakutkan untuk dibayangkan.”

Lavrov sebelumnya merujuk pada saran Stalin setelah skandal diplomatik di mana Washington menolak visa untuk delegasi diplomatik senior Rusia menjelang sesi UNGA pada tahun 2019, selama masa jabatan pertama Donald Trump.

Rusia adalah satu dari lima anggota tetap DK PBB, bersama China, AS, Inggris, dan Prancis.

Kelima negara itu memiliki kewenangan memveto resolusi apa pun yang diajukan ke dewan. Sepuluh anggota tidak tetap dipilih oleh UNGA untuk masa jabatan dua tahun.

Moskow telah mengajukan usulan untuk perluasan daftar anggota.

“India, Brasil, dan perwakilan Afrika seharusnya telah bergabung dengan DK PBB sebagai anggota tetap sejak lama,” papar Lavrov.

“Ini diperlukan untuk memastikan keterwakilan, representasi mayoritas dunia,” ujar Lavrov tahun lalu, dengan alasan negara-negara Barat memiliki terlalu banyak perwakilan di PBB.

Baca juga: Eks PM Ukraina Memprediksi Zelensky Akan Disingkirkan lalu Kabur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved