Kerusuhan Meluas di Los Angeles, Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional

Senin, 09 Juni 2025 - 18:33 WIB
loading...
A A A
Berdiri di luar Pusat Penahanan Metropolitan sebelum bentrokan hebat dimulai pada hari Minggu, Rep. Maxine Waters, yang mewakili sebagian wilayah South L.A., menyebut pengerahan Garda Nasional oleh Trump sebagai "gangguan."

"Orang-orang harus membela apa yang benar," katanya.

Dalam sebuah pernyataan kepada CBS News, seorang juru bicara ICE mengatakan operasi penegakan hukum imigrasi telah mengakibatkan penangkapan seorang "pelaku kekerasan dalam rumah tangga" dan seorang "pemerkosa anak."

"Politisi yang tidak bertanggung jawab terus menyebarkan retorika berbahaya dan menyesatkan yang membahayakan masyarakat dan penegak hukum," bunyi pernyataan itu. "Bahkan Departemen Kepolisian Los Angeles menyebut kerusuhan hebat kemarin sebagai 'protes damai.' Warga Amerika dapat melihat video dan gambar tersebut dan melihat dengan mata kepala mereka sendiri bahwa video dan gambar tersebut berbahaya, bukan 'damai.'"

Untuk hari ketiga berturut-turut, beberapa pengunjuk rasa dan aktivis berkumpul di pusat kota L.A. untuk memprotes operasi yang sedang berlangsung dan kehadiran otoritas federal di kota tersebut.

Situasi tampak tenang pada awalnya pada hari Minggu, dengan reporter CBS News Los Angeles di tempat kejadian melaporkan tidak ada tanda-tanda konflik hingga sekitar pukul 3 sore, ketika sekelompok besar demonstran berbaris dari tangga Balai Kota L.A. ke gedung federal, tempat pusat penahanan berada.

Mereka mulai bentrok dengan sekelompok besar agen federal yang berada di luar gedung, termasuk beberapa yang tampak seperti anggota Garda Nasional. Menanggapi eskalasi tersebut, yang menurut polisi melibatkan orang-orang yang melemparkan proyektil dan beton ke arah mereka, LAPD mengeluarkan Peringatan Taktis untuk seluruh kota.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved