Kerusuhan Meluas di Los Angeles, Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional

Senin, 09 Juni 2025 - 18:33 WIB
loading...
A A A
Komando Utara militer AS juga mengonfirmasi kepada CBS News bahwa 300 pasukan Garda Nasional berada di wilayah Los Angeles pada Minggu, khususnya di Paramount, Compton, dan wilayah pusat kota. Mereka juga mengatakan bahwa 500 Marinir AS yang bertugas aktif yang berbasis di Twentynine Palms berstatus "siap untuk dikerahkan" dan siap untuk menambah Garda Nasional jika diperintahkan untuk melakukannya.

Newsom pada hari Sabtu mengkritik pengerahan militer oleh Trump, menyebutnya "sengaja menghasut" dalam sebuah posting ke X. Dalam posting lainnya, ia mengatakan bahwa Trump "memperburuk situasi."

"Pemerintah federal mengambil alih Garda Nasional California dan mengerahkan 2.000 tentara di Los Angeles — bukan karena kurangnya penegak hukum, tetapi karena mereka menginginkan tontonan," katanya dalam posting lainnya. "Jangan beri mereka tontonan."

Ia secara resmi meminta Trump untuk membatalkan pengerahan pasukan ke L.A. dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dengan mengatakan bahwa "tidak diperlukan" Garda Nasional.

"Pemerintah negara bagian dan lokal adalah pihak yang paling tepat untuk mengevaluasi kebutuhan sumber daya untuk melindungi jiwa dan harta benda," kata surat Newsom. "Memang, keputusan untuk mengerahkan Garda Nasional, tanpa pelatihan atau perintah yang tepat, berisiko memperburuk situasi secara serius."

Pada Minggu sore, kantor Newsom mengonfirmasi bahwa ia berada di Los Angeles. Ia bertemu dengan Kepala Polisi Los Angeles Jim McDonell dan Sheriff Kabupaten L.A. Robert Luna, yang terlihat dalam gambar yang diunggah ke akun X miliknya.

"Kami di sini untuk menjaga perdamaian — bukan untuk ikut campur dalam permainan politik Trump," demikian bunyi unggahan tersebut.

Bass menyebut pengerahan Garda Nasional sebagai "eskalasi yang kacau" dari situasi tersebut dalam sebuah posting ke X.

"Ketakutan yang dirasakan orang-orang di kota kita saat ini sangat nyata – hal itu dirasakan di komunitas kita dan dalam keluarga kita dan hal itu membahayakan lingkungan kita," katanya sebagian. "Ini adalah hal terakhir yang dibutuhkan kota kita, dan saya mendesak para demonstran untuk tetap bersikap damai."

Mantan Wakil Presiden Kamala Harris menggunakan X untuk membagikan pernyataan pada Minggu sore. "Los Angeles adalah rumah saya. Dan seperti banyak warga Amerika lainnya, saya terkejut dengan apa yang kita saksikan di jalan-jalan kota kita. Pengerahan Garda Nasional adalah eskalasi berbahaya yang dimaksudkan untuk memicu kekacauan," kata pernyataannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved