Jika Ingin Menang Melawan Rusia, NATO Butuh Peningkatan 400 Persen dalam Pertahanan Udara

Senin, 09 Juni 2025 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Beberapa negara mengatakan mereka melakukannya, dengan Inggris menjanjikan peningkatan dari 2,3 persen menjadi 2,5 persen dari PDB pada tahun 2027 dan 3 persen dari PDB di kemudian hari. Jerman mengatakan akan membutuhkan sekitar 50.000 hingga 60.000 tentara aktif tambahan di bawah target NATO yang baru.

Sebelumnya, NATO akan meningkatkan kemampuan pencegahan dan pertahanan mereka dengan menetapkan target baru yang ambisius, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menjelang pertemuan dengan menteri pertahanan di Brussels, yang diadakan beberapa minggu sebelum KTT NATO di Belanda.

“Target-target ini menetapkan kekuatan dan kemampuan konkret apa yang perlu disediakan oleh setiap sekutu untuk memperkuat pencegahan dan pertahanan kita. Pertahanan udara dan rudal, senjata jarak jauh, logistik, dan formasi manuver darat yang besar merupakan prioritas utama kita,” katanya.

Target pengeluaran pertahanan NATO saat ini adalah 2 persen dari PDB - sebuah target yang saat ini telah terpenuhi atau terlampaui oleh 22 dari 32 anggotanya. Namun, banyak pemimpin NATO mengatakan bahwa target tersebut sekarang terlalu rendah, karena mereka melihat Rusia sebagai ancaman yang jauh lebih besar setelah invasinya ke Ukraina pada tahun 2022.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved