9 Momen KekhilafanTerburuk dalam Sejarah Manusia, dari Titanic hingga Chernobyl
Senin, 09 Juni 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Tidak ada statistik korban resmi, tetapi diasumsikan bahwa sekitar 125.000 anggota tim pembersihan telah meninggal pada tahun 2005. Pada tahun itu, PBB memperkirakan bahwa 4.000 lainnya mungkin akan meninggal. Bencana Chernobyl dianggap sebagai kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah.
Setelah menyelidiki penyebab kehancurannya, para ilmuwan menemukan bahwa tim di Jet Propulsion Laboratory telah menggunakan sistem metrik dalam perhitungannya, sementara perusahaan yang membangun pesawat ruang angkasa tersebut, Lockheed Martin Astronautics, menggunakan sistem imperial. Kesalahan yang dapat dihindari tersebut merugikan NASA sekitar $125 juta.
Beberapa teknisi NASA tidak menganggapnya sebagai masalah besar, sementara yang lain ingin menggunakan kamera berbasis darat untuk memeriksa kerusakan pada pesawat ulang-alik yang mengorbit. Pada akhirnya, insiden busa tersebut hampir terlupakan dan karenanya, pada 1 Februari, pesawat ulang-alik Columbia memulai perjalanan pulang.
Akibatnya, pesawat tersebut hancur saat memasuki atmosfer, menewaskan ketujuh awaknya. Akibatnya, NASA dikritik secara luas karena gagal mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan.
8. Mars Climate Orbiter (1999)
Melansir World Atlas, Pada bulan Desember 1998, Mars Climate Orbiter (MCO) diluncurkan dengan tujuan untuk mempelajari iklim dan atmosfer planet tersebut, di antaranya. Setelah hampir sepuluh bulan perjalanan luar angkasa, MCO memasuki lintasan yang membawanya terlalu dekat dengan Mars, yang akhirnya hancur saat memasuki atmosfer.Setelah menyelidiki penyebab kehancurannya, para ilmuwan menemukan bahwa tim di Jet Propulsion Laboratory telah menggunakan sistem metrik dalam perhitungannya, sementara perusahaan yang membangun pesawat ruang angkasa tersebut, Lockheed Martin Astronautics, menggunakan sistem imperial. Kesalahan yang dapat dihindari tersebut merugikan NASA sekitar $125 juta.
9. Pesawat ulang-alik Columbia (2003)
Setelah tertunda delapan belas kali, pesawat ulang-alik Columbia diluncurkan pada 16 Januari 2003. Dalam dua menit pertama setelah lepas landas, sepotong busa isolasi terlepas dari tangki eksternal pesawat ulang-alik dan menghantam sayap kiri.Beberapa teknisi NASA tidak menganggapnya sebagai masalah besar, sementara yang lain ingin menggunakan kamera berbasis darat untuk memeriksa kerusakan pada pesawat ulang-alik yang mengorbit. Pada akhirnya, insiden busa tersebut hampir terlupakan dan karenanya, pada 1 Februari, pesawat ulang-alik Columbia memulai perjalanan pulang.
Akibatnya, pesawat tersebut hancur saat memasuki atmosfer, menewaskan ketujuh awaknya. Akibatnya, NASA dikritik secara luas karena gagal mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan.
(ahm)
Lihat Juga :