7 Tempat di Bumi yang Dilarang Keras untuk Manusia

Senin, 23 Februari 2026 - 09:20 WIB
loading...
7 Tempat di Bumi yang...
Pulau Sentinel Utara, salah satu dari tujuh tempat di bumi yang dilarang keras untuk manusia. Foto/Google Maps/Research Gate
A A A
JAKARTA - Dunia memang luas, tetapi tidak semua wilayah bisa dijelajahi manusia. Ada tempat-tempat yang begitu berbahaya, begitu rahasia, atau begitu sakral hingga aksesnya ditutup rapat.

Mendekat tanpa izin bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga bisa berujung pada penjara, paparan radiasi mematikan, bahkan kehilangan nyawa.

Baca Juga: Sentinel Utara, Pulau Tanpa Agama dan Paling Terisolasi di Bumi

Dari pulau yang penghuninya menolak peradaban modern, zona nuklir yang masih menyimpan radiasi, hingga fasilitas militer misterius yang dijaga ketat, inilah tujuh tempat di bumi yang secara tegas dilarang dimasuki manusia.

7 Tempat di Bumi yang Dilarang Keras untuk Manusia

1. Pulau Sentinel Utara, Mendekat Saja Bisa Diserang

Pulau Sentinel Utara menjadi rumah bagi suku Sentinelese, salah satu komunitas paling terisolasi di dunia. Pemerintah India melarang siapa pun mendekat ke pulau ini dalam radius tertentu.

Suku Sentinelese dikenal menolak kontak dengan dunia luar dan tak segan menyerang pendatang. Selain berbahaya bagi orang luar, kontak juga bisa memusnahkan mereka karena penyakit modern.
Di sini, rasa ingin tahu pendatang bisa berujung kematian.

2. Area 51, Zona Misterius Penuh Spekulasi

Terletak di Nevada, Amerika Serikat (AS), Area 51 adalah fasilitas militer rahasia dengan pengamanan superketat.

Akses publik dilarang total. Banyak teori konspirasi menyebut tempat ini menyimpan teknologi rahasia hingga isu UFO (Unidentified Flying Object) atau Objek Terbang Tak Dikenal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved