China Ungkap Detail Rudal Nuklir DF-5 yang Bisa Jangkau AS, Kekuatannya 200 Kali Bom Hiroshima

Jum'at, 06 Juni 2025 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Waktu pengungkapannya juga menarik, karena terjadi beberapa hari setelah Shangri-La Dialogue di Singapura, forum pertahanan dan keamanan terbesar di Asia.

Di forum itu, AS menyampaikan pesan yang jelas: Indo-Pasifik adalah prioritas utama pemerintahan Presiden Donald Trump di tengah apa yang dilihatnya sebagai sikap agresif China.

Dalam forum tersebut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mendesak sekutu Asia untuk meningkatkan pertahanan mereka sebagai tanggapan atas peningkatan aktivitas militer China di dekat Taiwan.

Hegseth menyebut China lebih dari 20 kali dalam pidato pertamanya di Shangri-La Dialogue dan mengeluarkan peringatan langsung kepada Beijing.

“Setiap upaya Komunis China untuk menaklukkan Taiwan dengan paksa akan mengakibatkan konsekuensi yang menghancurkan bagi Indo-Pasifik dan dunia. Tidak ada alasan untuk menutup-nutupinya,” kata Hegseth.

Dia juga menggarisbawahi bahwa AS serius dalam melawan pengaruh China yang meningkat di Barat juga.

“Kami juga meningkatkan keamanan di belahan bumi Barat dan merebut kembali Terusan Panama dari pengaruh jahat China. Bagaimanapun, itu adalah medan utama. China tidak membangun terusan itu. Kami yang membangunnya. Dan kami tidak akan membiarkan China mempersenjatai atau mengendalikannya,” katanya.

Nada pidato Hegseth mengejutkan banyak orang. China, tentu saja, terkejut.

“Jika pencegahan gagal, dan jika diminta oleh Panglima Tertinggi saya, kami siap melakukan apa yang paling baik dilakukan Departemen Pertahanan—berjuang dan menang—dengan tegas,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Meghan Markle Punya...
Meghan Markle Punya Aturan Unik Soal Dessert untuk Kedua Anaknya
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved