Seteru Panas, Elon Musk Desak Presiden Trump Dimakzulkan karena Namanya Ada di Dokumen Epstein
Jum'at, 06 Juni 2025 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
“Tandai unggahan ini untuk masa depan. Kebenaran akan terungkap,” tulis Musk dalam lanjutan pernyataannya, Kamis (5/6/2025).
Saling sindir dan serang di ruang publik pun tak terhindarkan. Trump menyebut dirinya kecewa berat dengan Musk, sementara Musk langsung membalas bahwa tanpa bantuannya, Trump tak akan pernah duduk di Gedung Putih.
“Tanpa saya, Trump sudah kalah. Demokrat pasti kuasai DPR, dan Senat jadi 51-49. Betapa tak tahu terima kasihnya dia,” balas Musk.
Saling serang antara dua tokoh flamboyan ini bertepatan dengan penurunan drastis saham Tesla menyusul pengesahan RUU "Big Beautiful Bill", yang secara signifikan berdampak pada sektor kendaraan listrik. Musk pun menyebut RUU tersebut sebagai “The Big Ugly Bill”.
Pernyataan Musk tentang dokumen Epstein—yang menuduh bahwa keterlibatan Trump adalah alasan utama investigasi belum sepenuhnya dibuka—menggemparkan publik dan pengamat politik. Meski Musk tidak memberikan bukti langsung, pernyataannya membuka kembali luka lama dalam skandal seks Epstein.
Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku perdagangan seks anak dan pelaku kekerasan seksual terhadap puluhan perempuan di bawah umur. Dia menjalin hubungan dengan sejumlah elite dunia—politikus, selebriti, dan pebisnis—serta mengatur "jaringan gelap" di pulau pribadinya dan berbagai kediaman di AS.
Saling sindir dan serang di ruang publik pun tak terhindarkan. Trump menyebut dirinya kecewa berat dengan Musk, sementara Musk langsung membalas bahwa tanpa bantuannya, Trump tak akan pernah duduk di Gedung Putih.
“Tanpa saya, Trump sudah kalah. Demokrat pasti kuasai DPR, dan Senat jadi 51-49. Betapa tak tahu terima kasihnya dia,” balas Musk.
Dampak Politik dan Ekonomi
Saling serang antara dua tokoh flamboyan ini bertepatan dengan penurunan drastis saham Tesla menyusul pengesahan RUU "Big Beautiful Bill", yang secara signifikan berdampak pada sektor kendaraan listrik. Musk pun menyebut RUU tersebut sebagai “The Big Ugly Bill”.
Pernyataan Musk tentang dokumen Epstein—yang menuduh bahwa keterlibatan Trump adalah alasan utama investigasi belum sepenuhnya dibuka—menggemparkan publik dan pengamat politik. Meski Musk tidak memberikan bukti langsung, pernyataannya membuka kembali luka lama dalam skandal seks Epstein.
Siapa Jeffrey Epstein?
Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku perdagangan seks anak dan pelaku kekerasan seksual terhadap puluhan perempuan di bawah umur. Dia menjalin hubungan dengan sejumlah elite dunia—politikus, selebriti, dan pebisnis—serta mengatur "jaringan gelap" di pulau pribadinya dan berbagai kediaman di AS.
Lihat Juga :