Kapal Bermuatan 3.048 Mobil, Termasuk 751 Kendaraan Listrik, Terbakar di Dekat Alaska

Jum'at, 06 Juni 2025 - 05:52 WIB
loading...
A A A
Laporan dari Allianz Commercial mengungkapkan bahwa industri maritim dunia masih menghadapi tantangan besar terhadap potensi kebakaran dari baterai lithium-ion, yang diketahui dapat terbakar secara hebat dan bahkan bisa menyala kembali meskipun telah dipadamkan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Sumber kebakaran pada baterai lithium-ion umumnya berasal dari cacat produksi, kerusakan fisik, atau kualitas material yang rendah. Dalam konteks kapal kargo, alat pemadam kebakaran yang tersedia sering kali tidak memadai untuk menangani jenis kebakaran semacam ini.

Namun demikian, data dari Badan Kontinjensi Sipil Swedia menunjukkan bahwa tingkat insiden kebakaran pada mobil listrik tetap sangat rendah. Dari 611.000 kendaraan listrik di Swedia, hanya tercatat 23 kasus kebakaran (0,004 persen), jauh lebih kecil dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar bensin atau diesel yang mengalami 34.000 kasus kebakaran (0,08 persen dari total 4,4 juta unit).

Insiden ini juga mengingatkan dunia pada tragedi tiga tahun silam ketika kapal Felicity Ace yang membawa 4.000 mobil mewah, termasuk merek Porsche dan Bentley, terbakar dan akhirnya tenggelam di dekat Azores, Portugal. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai USD400 juta.

Saat ini, fokus utama Zodiac Maritime adalah pada upaya penyelamatan kapal dan mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut. Belum ada informasi mengenai jenis kendaraan atau merek mobil yang berada di dalam kapal Morning Midas.

Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi industri pelayaran internasional untuk memperketat standar keselamatan dalam pengangkutan kendaraan listrik dan meningkatkan sistem pemadaman kebakaran di atas kapal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved