Bagaimana Pusat Bantuan Kemanusiaan Jadi Perangkap Kematian Massal di Gaza?

Rabu, 04 Juni 2025 - 17:30 WIB
loading...
Bagaimana Pusat Bantuan...
Pusat bantuan kemanusiaan jadi perangkap kematian massal di Gaza. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Kantor Media Pemerintah Gaza (GMO) menuduh pendudukan Israel mengubah pusat bantuan kemanusiaan — yang didirikan berdasarkan inisiatif AS-Israel — menjadi lokasi penyergapan yang mematikan.

Mereka menyebutnya sebagai "perangkap kematian massal" yang digunakan untuk mengeksekusi warga sipil dengan dalih bantuan kemanusiaan. Itu dilaporkan Pusat Informasi Palestina.

Bagaimana Pusat Bantuan Kemanusiaan Jadi Perangkap Kematian Massal di Gaza?

1. Dalam 8 Hari Menewaskan 103 Warga Palestina

Melansir Middle East Monitor, hanya dalam kurun waktu delapan hari, 102 warga Palestina tewas dan 490 lainnya luka-luka saat mencoba mengakses lokasi bantuan yang baru didirikan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari ini, GMO menggambarkan apa yang disebutnya sebagai "pembantaian yang berulang dan disengaja" di dekat salah satu pusat tersebut di Rafah. Menurut laporan tersebut, pasukan pendudukan Israel menembaki warga sipil yang sedang menunggu bantuan, menewaskan 27 orang dan melukai lebih dari 90 lainnya.

Insiden tersebut merupakan bagian dari apa yang digambarkan GMO sebagai kebijakan yang lebih luas dan sistematis. Sejak 27 Mei, ketika apa yang disebut pusat bantuan ini mulai beroperasi di Rafah dan Wadi Gaza, tempat tersebut telah menjadi lokasi serangan berulang kali.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

2. Pusat Bantuan Jadi Operasi Pembunuhan

GMO mengatakan bahwa pusat-pusat ini "dioperasikan oleh pendudukan Israel dan perusahaan keamanan Amerika" dan tidak memiliki pengawasan kemanusiaan yang independen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Berita Terkini
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved