Siapa Lee Jae-myung? Dulu Pekerja Pabrik Miskin, Kini akan Jadi Presiden Korea Selatan
Selasa, 03 Juni 2025 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Tidak jelas sekarang apakah kasus pengadilan tersebut akan terus berlanjut jika ia menjadi presiden atau apakah ia akan memiliki kekebalan presiden jika ada vonis bersalah.
Namun, sementara semua itu terjadi, ia, tentu saja, memiliki masalah yang lebih mendesak: ekonomi, penyembuhan negara yang terpecah ini setelah darurat militer dan, tentu saja, berbagai tantangan geopolitik.
Pernah Kalah Pilpres
Pria berusia 61 tahun itu kalah dalam pemilu presiden terakhir dari Yoon dengan selisih paling tipis dalam sejarah demokrasi Korea Selatan.
Ia kemudian memimpin Partai Demokrat meraih kemenangan telak dalam pemilu parlemen tahun lalu dan menjadi kekuatan pendorong di balik kampanye yang dipimpin oposisi untuk menyingkirkan Yoon dari jabatannya.
Selama enam jam darurat militer, Lee memanjat tembok Majelis Nasional untuk menghindari penjagaan keamanan yang dipasang atas perintah Yoon.
Ia menyiarkan langsung aksinya, mendesak para pendukung untuk datang ke parlemen dan berdemonstrasi menentang langkah Yoon.
Dan meskipun ada blokade pasukan, para legislator mengumpulkan kuorum dan dengan suara bulat memilih mencabut darurat militer.
Namun, sementara semua itu terjadi, ia, tentu saja, memiliki masalah yang lebih mendesak: ekonomi, penyembuhan negara yang terpecah ini setelah darurat militer dan, tentu saja, berbagai tantangan geopolitik.
Pernah Kalah Pilpres
Pria berusia 61 tahun itu kalah dalam pemilu presiden terakhir dari Yoon dengan selisih paling tipis dalam sejarah demokrasi Korea Selatan.Ia kemudian memimpin Partai Demokrat meraih kemenangan telak dalam pemilu parlemen tahun lalu dan menjadi kekuatan pendorong di balik kampanye yang dipimpin oposisi untuk menyingkirkan Yoon dari jabatannya.
Selama enam jam darurat militer, Lee memanjat tembok Majelis Nasional untuk menghindari penjagaan keamanan yang dipasang atas perintah Yoon.
Ia menyiarkan langsung aksinya, mendesak para pendukung untuk datang ke parlemen dan berdemonstrasi menentang langkah Yoon.
Dan meskipun ada blokade pasukan, para legislator mengumpulkan kuorum dan dengan suara bulat memilih mencabut darurat militer.
Lihat Juga :