Rincian Memorandum Perdamaian Rusia-Ukraina Terungkap, Ini Teks Lengkapnya

Selasa, 03 Juni 2025 - 07:45 WIB
loading...
Rincian Memorandum Perdamaian...
Inilah teks lengkap memorandum perdamaian yang diajukan Rusia kepada Ukraina. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Memorandum perdamaian yang dirancang Rusia dan diajukan kepada delegasi Ukraina selama pembicaraan di Istanbul, Turki, pada hari Senin telah terungkap. Poin penting dari dokumen itu salah satunya Moskow mendesak Kyiv menarik pasukannya dari bekas wilayah Ukraina yang telah bergabung dengan Rusia, serta menegaskan status netral dan non-nuklirnya.

Mengutip dari Russia Today, Selasa (3/6/2025), proposal tersebut terdiri dari tiga bagian, yang meliputi syarat-syarat untuk penyelesaian konflik Ukraina yang komprehensif, langkah-langkah menuju tercapainya gencatan senjata, dan peta jalan perdamaian yang mencakup beberapa langkah sepihak oleh Rusia.

“Penyelesaian akhir” konflik tersebut akan memerlukan pengakuan internasional atas bekas wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

Baca Juga: Ukraina Bombardir 5 Pangkalan Udara Rusia: Lebih dari 40 Pesawat Dihantam, Termasuk Bomber Nuklir

Menurut Rusia, kedua wilayah Donbass (Donetsk dan Luhansk), Kherson dan Zaporizhzhia, secara resmi bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum pada musim gugur 2022. Sedangkan Crimea memilih untuk bergabung dengan Rusia pada tahun 2014 setelah kudeta yang didukung Barat di Kyiv.

Ukraina selama ini menolak mengakui referendum tersebut dan menganggapnya sebagai aneksasi wilayahnya oleh Rusia. Belum jelas apakah Kyiv kali ini setuju menerima proposal perdamaian yang diajukan Rusia tersebut.

Ini Teks Lengkap Memorandum Perdamaian yang Diajukan Rusia kepada Ukraina


Proposal Federasi Rusia (Memorandum) tentang Penyelesaian Krisis Ukraina

Bagian I
Parameter Utama untuk Penyelesaian Definitif

1. Pengakuan hukum internasional atas penggabungan Crimea, LPR (Republik Rakyat Luhansk), DPR (Republik Rakyat Donetsk), dan wilayah Zaporizhzhia dan Kherson ke dalam Federasi Rusia; penarikan penuh unit Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) dan formasi paramiliter Ukraina lainnya dari wilayah tersebut.

2. Kenetralan Ukraina, yang menyiratkan penolakannya untuk bergabung dengan aliansi dan koalisi militer, serta larangan atas segala aktivitas militer oleh negara pihak ketiga di wilayah Ukraina dan penempatan formasi bersenjata asing, pangkalan militer, dan infrastruktur militer di sana.

3. Penghentian semua perjanjian dan kesepakatan internasional yang ada yang tidak sesuai dengan ketentuan Paragraf 2 Bagian ini, dan penolakan untuk menyimpulkan perjanjian semacam itu di masa mendatang.

4. Konfirmasi status Ukraina sebagai negara tanpa senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya, dengan larangan langsung atas penerimaan, transit, dan penempatannya di wilayah Ukraina.

5. Penetapan batas maksimum untuk ukuran AFU dan formasi militer Ukraina lainnya, jumlah persenjataan dan peralatan militer, dan spesifikasi yang diizinkan; pembubaran formasi nasionalis Ukraina dalam AFU dan Garda Nasional.

6. Jaminan hak, kebebasan, dan kepentingan penuh penduduk Rusia dan penutur bahasa Rusia; pemberian status resmi bahasa Rusia.

7. Larangan legislatif atas pemuliaan dan propaganda Nazisme dan neo-Nazisme, pembubaran organisasi dan partai nasionalis.

8. Pencabutan semua sanksi ekonomi, larangan, dan tindakan pembatasan saat ini antara Federasi Rusia dan Ukraina, dan penolakan untuk memberlakukan yang baru.

9. Penyelesaian masalah yang terkait dengan reunifikasi keluarga dan pengungsi.

10. Pengabaian klaim bersama atas kerusakan yang terjadi selama permusuhan.

11. Pencabutan pembatasan yang dikenakan pada Gereja Ortodoks Ukraina.

12. Pemulihan hubungan diplomatik dan ekonomi secara bertahap (termasuk transit gas), transportasi, dan koneksi lainnya, termasuk dengan negara pihak ketiga.

Bagian II

Syarat Gencatan Senjata

Opsi 1.

Dimulainya penarikan penuh AFU dan formasi paramiliter Ukraina lainnya dari wilayah Federasi Rusia, termasuk DPR, LPR, dan wilayah Zaporizhzhia dan Kherson, serta penarikan mereka dari perbatasan Federasi Rusia hingga jarak yang disetujui oleh Para Pihak, sesuai dengan Ketentuan yang akan disetujui.

Opsi 2. “Proposal Paket”:

1. Larangan penempatan kembali AFU dan formasi paramiliter Ukraina lainnya, kecuali untuk pergerakan yang ditujukan untuk penarikan dari perbatasan Federasi Rusia hingga jarak yang disetujui oleh Para Pihak.

2. Penghentian mobilisasi dan dimulainya demobilisasi.

3. Penghentian pasokan asing produk militer dan bantuan militer asing ke Ukraina, termasuk penyediaan layanan komunikasi satelit dan data intelijen.

4. Penghapusan keberadaan militer negara ketiga di wilayah Ukraina, penghentian partisipasi spesialis asing dalam operasi militer di pihak Ukraina.

5. Jaminan penolakan Ukraina atas sabotase dan kegiatan subversif terhadap Federasi Rusia dan warga negaranya.

6. Pembentukan Pusat Pemantauan dan Pengendalian Rezim Gencatan Senjata bilateral.

7. Amnesti bersama untuk "tahanan politik" dan pembebasan warga sipil yang ditahan.

8. Pencabutan darurat militer di Ukraina.

9. Pengumuman tanggal pemilihan Presiden Ukraina dan Verkhovna Rada (Parlemen), yang harus dilakukan paling lambat 100 hari setelah pencabutan darurat militer.

10. Penandatanganan Perjanjian tentang pelaksanaan ketentuan yang tercantum dalam Bagian I.

Bagian III

Urutan Langkah dan Timeline Pelaksanaan

1. Pekerjaan dimulai untuk menyusun teks Perjanjian.

2. Gencatan senjata 2-3 hari dideklarasikan untuk pengumpulan jenazah korban yang gugur di "zona abu-abu".

3. Enam ribu jenazah prajurit AFU secara sepihak dipindahkan ke AFU.

4. Nota Gencatan Senjata ditandatangani dengan tanggal-tanggal tertentu untuk pemenuhan semua ketentuan, yang menentukan tanggal penandatanganan Perjanjian Penyelesaian Akhir di masa mendatang (selanjutnya disebut Perjanjian).

5. Perjanjian gencatan senjata selama 30 hari mulai berlaku sejak penarikan pasukan AFU dimulai. Penarikan penuh unit-unit AFU dari wilayah Federasi Rusia dan penerapan penuh "perjanjian paket" harus diselesaikan dalam waktu 30 hari ini.

6. Pemilihan umum diselenggarakan dan badan-badan pemerintah dibentuk di wilayah Ukraina.

7. Perjanjian ditandatangani.

8. Perjanjian yang ditandatangani didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengikat secara hukum.

9. Perjanjian diratifikasi, ditegakkan, dan dilaksanakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved