Aktivis Greta Thunberg Berlayar dengan Kapal Freedom Flotilla ke Gaza
Selasa, 03 Juni 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian kesehatan Palestina mengatakan pada hari Sabtu bahwa sedikitnya 4.149 orang telah tewas di wilayah tersebut sejak Israel melanjutkan serangannya pada tanggal 18 Maret, sehingga jumlah korban perang secara keseluruhan menjadi lebih dari 54.418.
Setelah larangan total selama 11 minggu atas masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, Israel pada tanggal 19 Mei mengizinkan pengiriman bantuan PBB yang terbatas dan skema distribusi bantuan yang didukung AS yang telah ditolak oleh PBB karena dianggap diskriminatif dan tidak dapat dilaksanakan.
Pada hari Minggu, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 32 orang yang berusaha mendapatkan bantuan melalui skema baru di Gaza, sementara melukai banyak orang lainnya.
Menurut saksi mata dan pejabat setempat, pasukan Israel melepaskan tembakan langsung ke warga sipil yang berkumpul di dua titik distribusi makanan AS-Israel di Rafah dan Gaza tengah.
Kementerian Kesehatan menuduh Israel menggunakan mekanisme bantuan baru tersebut sebagai "jebakan pembunuhan massal" dan alat untuk "pengungsian paksa penduduk Gaza".
Setelah larangan total selama 11 minggu atas masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, Israel pada tanggal 19 Mei mengizinkan pengiriman bantuan PBB yang terbatas dan skema distribusi bantuan yang didukung AS yang telah ditolak oleh PBB karena dianggap diskriminatif dan tidak dapat dilaksanakan.
Pada hari Minggu, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 32 orang yang berusaha mendapatkan bantuan melalui skema baru di Gaza, sementara melukai banyak orang lainnya.
Menurut saksi mata dan pejabat setempat, pasukan Israel melepaskan tembakan langsung ke warga sipil yang berkumpul di dua titik distribusi makanan AS-Israel di Rafah dan Gaza tengah.
Kementerian Kesehatan menuduh Israel menggunakan mekanisme bantuan baru tersebut sebagai "jebakan pembunuhan massal" dan alat untuk "pengungsian paksa penduduk Gaza".
(ahm)
Lihat Juga :