Iran Minta Jaminan AS untuk Mencabut Sanksi

Senin, 02 Juni 2025 - 18:10 WIB
loading...
A A A
"Utusan Khusus Witkoff telah mengirim proposal yang terperinci dan dapat diterima kepada rezim Iran, dan merupakan kepentingan terbaik mereka untuk menerimanya," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, New York Times melaporkan.

Proposal tersebut digambarkan sebagai serangkaian poin-poin penting daripada draf lengkap, menurut New York Times, mengutip pejabat yang mengetahui pertukaran diplomatik tersebut.

Ia menyerukan Iran untuk menghentikan semua pengayaan uranium dan mengusulkan pembentukan kelompok regional untuk menghasilkan tenaga nuklir, yang akan mencakup Iran, Arab Saudi, dan negara-negara Arab lainnya, serta Amerika Serikat.

Iran telah mengadakan lima putaran pembicaraan dengan Amerika Serikat untuk mencari perjanjian baru guna menggantikan kesepakatan dengan negara-negara besar yang ditinggalkan Presiden Donald Trump selama masa jabatan pertamanya pada tahun 2018.

Araghchi mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran menganggap senjata nuklir "tidak dapat diterima."

Pernyataannya muncul sehari setelah Trump mengatakan Iran "tidak dapat memiliki senjata nuklir," sambil menyatakan harapan untuk segera mencapai kesepakatan.

Menurut laporan terbaru oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang dilihat oleh AFP, Iran telah secara tajam meningkatkan persediaan uraniumnya yang diperkaya hingga 60 persen, mendekati tingkat sekitar 90 persen yang dibutuhkan untuk senjata atom.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
Berita Terkini
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved