12 Tentaranya Tewas saat Latihan Tempur, Panglima Angkatan Darat Ukraina Mundur
Senin, 02 Juni 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Siapa Vitali Klitschko? Wali Kota Kyiv yang Juga Mantan Juara Dunia Tinju Dituding Memiliki Rumah Bordil
"Kita tidak punya hak untuk hidup dalam sistem yang tidak belajar. Jika kita tidak menarik kesimpulan, tidak mengubah sikap kita terhadap tugas, tidak mengakui kesalahan kita, kita akan hancur," tulis Drapaty. Dia menambahkan bahwa ia telah membuka penyelidikan atas keadaan di tempat pelatihan tersebut.
Pada bulan Maret, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan telah menyerang fasilitas tersebut dengan rudal Iskander-M, menewaskan hingga 150 anggota angkatan Ukraina dan 30 instruktur militer asing. Setelah serangan itu, Drapaty mengecam "prosedur yang ketinggalan zaman" dan kelalaian dalam jajaran AFU.
Korupsi telah menjadi masalah yang merajalela dan berlangsung lama bagi sektor pertahanan Ukraina, yang memengaruhi segala hal mulai dari amunisi dan jalur pasokan makanan hingga penggelapan dana yang dimaksudkan untuk benteng pertahanan.
Bulan lalu, Dinas Keamanan Ukraina melaporkan telah menangkap beberapa pejabat militer yang terlibat dalam skema korupsi yang memasok sekitar 120.000 mortir cacat kepada angkatan bersenjata Kiev.
"Kita tidak punya hak untuk hidup dalam sistem yang tidak belajar. Jika kita tidak menarik kesimpulan, tidak mengubah sikap kita terhadap tugas, tidak mengakui kesalahan kita, kita akan hancur," tulis Drapaty. Dia menambahkan bahwa ia telah membuka penyelidikan atas keadaan di tempat pelatihan tersebut.
Pada bulan Maret, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan telah menyerang fasilitas tersebut dengan rudal Iskander-M, menewaskan hingga 150 anggota angkatan Ukraina dan 30 instruktur militer asing. Setelah serangan itu, Drapaty mengecam "prosedur yang ketinggalan zaman" dan kelalaian dalam jajaran AFU.
Korupsi telah menjadi masalah yang merajalela dan berlangsung lama bagi sektor pertahanan Ukraina, yang memengaruhi segala hal mulai dari amunisi dan jalur pasokan makanan hingga penggelapan dana yang dimaksudkan untuk benteng pertahanan.
Bulan lalu, Dinas Keamanan Ukraina melaporkan telah menangkap beberapa pejabat militer yang terlibat dalam skema korupsi yang memasok sekitar 120.000 mortir cacat kepada angkatan bersenjata Kiev.
(ahm)
Lihat Juga :