Intel Rusia Ungkap Perusahaan Serbia Diam-diam Kirim Amunisi ke Ukraina

Jum'at, 30 Mei 2025 - 17:45 WIB
loading...
Intel Rusia Ungkap Perusahaan...
Tentara Serbia menggelar latihan militer. Foto/anadolu
A A A
MOSKOW - Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh perusahaan-perusahaan pertahanan Serbia menggunakan dokumentasi palsu dan pihak ketiga untuk secara diam-diam mengirim peluru artileri, roket, dan amunisi senjata ringan ke Ukraina. Badan tersebut membuat tuduhan tersebut dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs webnya pada hari Rabu (28/5/2025), berjudul "Industri Pertahanan Serbia Berusaha Menembak Rusia dari Belakang."

"Menurut informasi yang diterima SVR, perusahaan pertahanan Serbia terus memasok amunisi ke Kiev, yang melanggar 'kenetralan' yang dinyatakan Beograd," bunyi pernyataan tersebut.

SVR mengklaim perusahaan Serbia telah menggunakan "sertifikat pengguna akhir palsu" untuk merutekan senjata melalui Polandia, Republik Ceko, Bulgaria, dan negara-negara NATO lainnya, serta negara-negara Afrika yang tidak disebutkan namanya.

Senjata-senjata ini, kata badan tersebut, kemudian muncul di Ukraina. Menurut SVR, 100.000 roket dan peluru howitzer, bersama dengan satu juta peluru senjata ringan, telah ditransfer dengan cara ini.

Produsen senjata besar Serbia, termasuk perusahaan milik negara Yugoimport-SDPR, diduga terlibat dalam skema tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved