Indonesia Disebut akan Beli Jet Tempur Bekas J-10 China dan Su-35 Rusia

Kamis, 29 Mei 2025 - 17:25 WIB
loading...
Indonesia Disebut akan...
Jet tempur J-10 China. Foto/pla af
A A A
CANBERRA - Pesawat tempur bekas dari China dan Rusia kabarnya akan segera digunakan untuk memodernisasi angkatan udara Indonesia. Langkah ini merupakan perubahan dramatis dari fokus Indonesia baru-baru ini untuk memperoleh perangkat keras militer Barat.

Situs web penerbangan Alert-5 melaporkan Indonesia dapat mengumumkan rencana paling cepat bulan depan untuk membeli 42 pesawat tempur J-10 bekas dari China, serta melanjutkan negosiasi untuk mendapatkan jet tempur Su-35 Rusia.

Mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, media daring tersebut mengatakan J-10 kemungkinan akan dimodifikasi untuk memenuhi persyaratan ekspor, tetapi belum ada konfirmasi resmi yang dikeluarkan Indonesia, China, atau Rusia.

"Baik pesawat China maupun Rusia berpotensi menawarkan jadwal pengiriman yang lebih cepat dibandingkan dengan alternatif Barat, yang sering kali melibatkan antrean produksi yang panjang dan proses persetujuan yang rumit," ungkap laporan Alert-5.

"Pesawat tempur J-10 bekas akan dikirimkan relatif cepat dengan mengambil dari inventaris Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat, yang memberikan peningkatan kemampuan segera," papar laporan itu.

Menurut Alert-5, ada spekulasi pengumuman resmi oleh Indonesia dapat dilakukan selama Indo Defence Expo and Forum, yang dijadwalkan akan diadakan di Jakarta dari tanggal 11 hingga 14 Juni.

Indonesia secara historis memiliki armada tempur penerbangan yang beragam, mengoperasikan pesawat tempur dari berbagai pemasok termasuk F-16 Amerika, Su-27/30 Rusia, dan British Aerospace Hawks.

Pada tahun 2021, angkatan udara Indonesia mengutip kendala anggaran ketika membatalkan rencana pembelian Su-35 Rusia demi pesawat Amerika dan Prancis, tetapi kemudian mengonfirmasi ancaman sanksi AS adalah alasan utama keputusan tersebut.

ABC telah menghubungi Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) untuk memberikan komentar tentang apakah Australia mengetahui adanya rencana Indonesia untuk membeli pesawat militer China atau Rusia, tetapi belum menerima tanggapan.

Awal bulan ini, menteri pertahanan Indonesia meyakinkan Australia bahwa negaranya tidak akan mengizinkan pesawat Rusia bermarkas di provinsi Papua setelah situs berita pertahanan Janes melaporkan Moskow telah meminta akses ke Pangkalan Angkatan Udara Manuhua di Biak Numfor.

Di era presiden baru Prabowo Subianto, Indonesia awal tahun ini menjadi anggota penuh kelompok BRICS yang dipimpin Rusia dan China, aliansi yang dirancang untuk menantang kekuatan politik dan ekonomi Barat.

Menteri Perindustrian Pertahanan Australia Pat Conroy tidak mau menanggapi perkembangan tersebut pagi ini, dengan mengatakan ia tidak ingin "berkomentar tentang spekulasi di media."

"Namun, saya akan menegaskan bahwa Indonesia mendapatkan peralatan dari seluruh dunia dan telah melakukannya selama beberapa dekade," ujar dia kepada wartawan di Sydney.

"Yang penting adalah hubungan Australia dengan Indonesia semakin kuat."

Baca juga: Houthi Ungkap Mei Bulan Paling Menyakitkan bagi Israel dengan 22 Operasi Militer Yaman
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Jet Tempur Rafale, MiG-29,...
Jet Tempur Rafale, MiG-29, SU-30 India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved