Mengejutkan, Miliarder Elon Musk Keluar dari Pemerintahan Donald Trump

Kamis, 29 Mei 2025 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Puluhan ribu orang dikeluarkan dari daftar gaji pemerintah dan beberapa departemen dikurangi atau ditutup, bahkan saat bos Tesla itu berselisih dengan pejabat senior Trump lainnya.

Namun pada akhir April, Musk mulai menarik diri setelah wawancara di mana dia mengatakan DOGE telah menjadi "kambing hitam" karena ketidakpuasan terhadap pemerintahan. Dia juga mengakui bahwa dia tidak mencapai semua tujuannya dengan DOGE.

Seorang hakim Distrik AS juga telah memutuskan bahwa Musk harus menghadapi gugatan atas penggunaan kekuasaan ilegal sebagai Kepala DOGE, di antara serangkaian kasus yang dihadapinya dan DOGE dalam upaya memblokir akses mereka ke sistem dan catatan agensi yang berisi banyak sekali informasi keuangan dan pribadi warga Amerika.

Fokusnya juga beralih ke bisnisnya, dengan dealer Tesla yang menjadi sasaran pembakar dan harga sahamnya anjlok, dan SpaceX mengalami kemunduran dengan kegagalan misi.

Yang terbaru adalah pada hari Rabu ketika roket Starship meledak di atas Samudra Hindia selama uji terbang kesembilannya. Gangguan platform media sosial X selama dua jam pada hari Sabtu juga membuat pengusaha kelahiran Afrika Selatan itu mem-posting, "Seperti yang dibuktikan oleh masalah waktu aktif X minggu ini, peningkatan operasional yang besar perlu dilakukan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved