Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza, AS dan Israel Menolak Tawaran Itu

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:51 WIB
loading...
A A A
“Hal ini akan memungkinkan separuh dari tawanan yang masih hidup, serta separuh dari yang meninggal, untuk dipulangkan,” ujar dia.

“Pada gilirannya, Gedung Putih yakin hal ini akan mengarah pada jalur diplomatik berupa diskusi yang dapat menghasilkan gencatan senjata permanen. Dan ini adalah kesepakatan yang menurut sumber tersebut kepada Al Jazeera harus diambil oleh Hamas,” papar dia.

Tidak ada komentar langsung dari Hamas.

Di Israel, sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeluarkan pesan rekaman di media sosial, yang menjanjikan akan membawa kembali 58 tawanan Israel yang masih berada di Gaza, yang sekitar 20 di antaranya diyakini masih hidup.

“Jika kita tidak mencapainya hari ini, kita akan mencapainya besok, dan jika tidak besok, maka lusa. Kami tidak menyerah,” ungkap Netanyahu.

“Kami bermaksud membawa mereka semua kembali, yang hidup dan yang mati,” ujar dia.

Pemimpin Israel itu tidak menyebutkan kesepakatan yang diusulkan.

Hamdah Salhut dari Al Jazeera, melaporkan dari ibu kota Yordania, Amman, mengatakan Netanyahu telah lama menolak seruan Hamas untuk gencatan senjata permanen di Gaza dan berjanji melanjutkan perang hingga "kemenangan total" diraih melawan kelompok Palestina tersebut.

"Perdana menteri Israel bahkan telah menambahkan batasan baru untuk apa yang menurutnya akan mengakhiri perang," ungkap Salhut.

"Itu termasuk pemulangan tawanan Israel, demiliterisasi Hamas (dan) pengasingan para pemimpin militer dan politik. Dan, juga, penerapan rencana Trump untuk Gaza. Ini adalah rencana yang telah dikutuk secara luas sebagai pembersihan etnis, dan Gedung Putih bahkan mencabutnya beberapa bulan lalu," papar dia.

Dia menjelaskan, "Tetapi Netanyahu mengatakan itulah yang diinginkannya jika perang harus diakhiri."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Benarkah Song Joong...
Benarkah Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders Cerai? Ini Faktanya
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved