3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Hill meraih gelar master dalam studi Soviet dan gelar doktor dalam sejarah dari Universitas Harvard tempat ia menjadi Frank Knox Fellow. Ia juga meraih gelar master dalam sejarah Rusia dan sejarah modern dari Universitas St. Andrews di Skotlandia, dan telah menempuh pendidikan di Maurice Thorez Institute of Foreign Languages di Moskow.

3. Maria Butina

Melansir BBC, Maria Butina dikenal di Rusia karena kecintaannya pada senjata api - tetapi keterlibatannya dengan National Rifle Association (NRA)-lah yang membuatnya bermasalah dengan otoritas AS.

Pada akhir tahun 2018, ia mengaku bersalah karena diperintahkan oleh pejabat pemerintah Rusia untuk "membangun jalur komunikasi tidak resmi dengan warga Amerika yang memiliki kekuasaan dan pengaruh atas politik Amerika".

FBI mengatakan bahwa ia berencana menggunakan kelompok politik, termasuk NRA, untuk membangun komunikasi "jalur belakang" dengan tokoh-tokoh resmi dengan tujuan akhir memengaruhi kebijakan luar negeri AS demi kepentingan Rusia.

Butina dijatuhi hukuman 18 bulan penjara atas perannya dalam upaya tersebut dan menyatakan penyesalan atas keterlibatannya di persidangan.

Setelah diberi keringanan hukuman atas waktu yang telah dijalani, wanita berusia 30 tahun itu dibebaskan dari tahanan sedikit lebih awal pada tanggal 25 Oktober 2019.

Ia diperkirakan akan segera dideportasi ke Moskow.

Penangkapan Butina pada bulan Juli 2018 awalnya terungkap beberapa jam setelah pertemuan puncak Presiden Donald Trump di Helsinki yang mendapat banyak kritikan dengan Presiden Vladimir Putin.

Rusia telah menyatakan bahwa tuduhan terhadapnya "dibuat-buat" dan bahwa ia dikejar karena alasan "bermotif politik".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved