Korea Utara Kerahkan Banyak Balon untuk Selamatkan Kapal Perang 5.000 Ton yang Nyaris Tenggelam

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:34 WIB
loading...
Korea Utara Kerahkan...
Korea Utara kerahkan banyak balon untuk selamatkan kapal perang 5.000 ton yang nyaris tenggelam saat upacara peresmian. Foto/Maxar
A A A
PYONGYANG - Citra satelit terbaru menunjukkan Korea Utara telah mengerahkan banyak balon untuk membantu penyelamatan kapal perang yang nyaris tenggelam saat upacara peresmian pada Rabu pekan lalu. Insiden itu telah mempermalukan sang pemimpin, Kim Jong-un, dan berujung pada penahanan beberapa orang yang dianggap bertanggung jawab.

Kapal perang baru tersebut, sebuah kapal perusak berpeluru kendali, dimaksudkan untuk menjadi simbol prestise nasional di tengah upaya untuk memperkuat Angkatan Laut Korea Utara, yang sebagian besar terdiri dari kapal perang tua dan kapal serang cepat yang lebih kecil.

Kapal perang yang rusak tersebut merupakan kapal kedua yang dibangun, sedangkan kapal pertama—Cho Hyon—dilaporkan tengah menjalani uji senjata akhir bulan lalu.

Baca Juga: Imbas Kapal Perang Korut Nyaris Tenggelam Permalukan Kim Jong-un, 3 Orang Ditahan

Citra satelit yang diberikan kepada Newsweek oleh perusahaan satelit komersial Amerika Serikat, Planet, menunjukkan sebagian besar kapal—yang tampaknya sebagian tenggelam—ditutupi terpal biru dalam upaya yang jelas untuk menyembunyikan kerusakan pada lambung kapal.

Citra satelit tambahan yang dibagikan oleh Decker Eveleth, seorang analis pasukan strategis di Center for Naval Analyses—sebuah lembaga think tank Virginia—, memperlihatkan banyak balon melayang di atas sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan kapal seberat 5.000 ton tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved