Trump Tuduh Rusia Mencuri Teknologi Rudal Hipersonik AS, Sekali Lagi Salahkan Obama

Senin, 26 Mei 2025 - 09:04 WIB
loading...
Trump Tuduh Rusia Mencuri...
Presiden AS Donald Trump menuduh Rusia mencuri teknologi rudal hipersonik Amerika selama pemerintahan Barack Obama. Foto/Ilustrasi SINDO News
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh Rusia telah mencuri teknologi rudal hipersonik Amerika. Dia juga sekali lagi menyalahkan mantan Presiden Barack Obama karena pencurian yang dia maksud terjadi di era pemerintahan Obama.

Tuduhan Trump disampaikan dalam pidatonya di upacara wisuda West Point Military Academy pada Sabtu pekan lalu.

Komando militer Amerika selama bertahun-tahun menyarankan bahwa Washington perlu berinvestasi tidak hanya pada senjata hipersonik tetapi juga pertahanan hipersonik. Mereka secara rutin menyebut China sebagai tantangan, yang berarti bahwa AS memiliki kesenjangan dengan Beijing, tetapi kesenjangan itu dengan cepat tertutup.

Baca Juga: China Uji Rudal Hipersonik Rahasia yang Mampu Targetkan Pesawat Pengebom Nuklir B-21 AS

Pada bulan November 2024, Rusia menunjukkan kemampuan rudal hipersoniknya sendiri dengan menyerang kota Dnipro di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin saat itu mengeklaim rudal hipersonik Oreshnik mencapai Mach 10 dan kebal terhadap sistem pertahanan rudal apa pun.

Trump menyampaikan pidato pembukaan pada upacara wisuda West Point Military Academy 2025 di New York, dengan sebagian besar pidatonya berfokus pada Angkatan Darat AS dan berbagai prestasi akademi tersebut.

Satu klaim penting yang dibuat Trump selama pidatonya berfokus pada senjata hipersonik, yang dia sebutkan terkait dengan proyek yang diselesaikan oleh delapan kadet West Point di mana mereka merancang dan meluncurkan roket hipersonik ke ketinggian kurang dari 150 kilometer (sekitar 93 mil).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved