Ini Alasan Pasukan Israel Tembaki Para Diplomat Eropa saat Kunjungi Tepi Barat
Jum'at, 23 Mei 2025 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Militer Israel beralasan konvoi diplomatik tersebut telah menyimpang dari rute yang disetujui dan memasuki zona terlarang.
"Pasukan melepaskan tembakan peringatan untuk mengarahkan kelompok itu menjauh," kata militer Israel, seraya menambahkan bahwa tidak ada yang terluka dan menyatakan penyesalan atas "ketidaknyamanan yang ditimbulkan".
Assaf Moran, wakil kepala misi Israel di Paris, menyatakan bahwa tidak ada bahaya nyata dan tembakan itu dimaksudkan sebagai peringatan agar delegasi menjauh dari area tersebut.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, menyebut insiden itu tidak dapat diterima.
"Para diplomat yang sedang melakukan tugasnya tidak boleh ditembak, diserang dengan cara, bentuk, atau rupa apa pun. Keselamatan mereka, kelangsungan hidup mereka, harus dihormati setiap saat," katanya, seperti dikutip The New Arab.
"Para diplomat ini, termasuk personel PBB, ditembaki, dengan tembakan peringatan atau apa pun...yang tidak dapat diterima," ujarnya.
Komunitas internasional yang memiliki perwakilan dalam rombongan tersebut menyuarakan kemarahan dan menuntut penyelidikan.
"Pasukan melepaskan tembakan peringatan untuk mengarahkan kelompok itu menjauh," kata militer Israel, seraya menambahkan bahwa tidak ada yang terluka dan menyatakan penyesalan atas "ketidaknyamanan yang ditimbulkan".
Assaf Moran, wakil kepala misi Israel di Paris, menyatakan bahwa tidak ada bahaya nyata dan tembakan itu dimaksudkan sebagai peringatan agar delegasi menjauh dari area tersebut.
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, menyebut insiden itu tidak dapat diterima.
"Para diplomat yang sedang melakukan tugasnya tidak boleh ditembak, diserang dengan cara, bentuk, atau rupa apa pun. Keselamatan mereka, kelangsungan hidup mereka, harus dihormati setiap saat," katanya, seperti dikutip The New Arab.
"Para diplomat ini, termasuk personel PBB, ditembaki, dengan tembakan peringatan atau apa pun...yang tidak dapat diterima," ujarnya.
Komunitas internasional yang memiliki perwakilan dalam rombongan tersebut menyuarakan kemarahan dan menuntut penyelidikan.
Lihat Juga :