PM Sharif: India Sekarang Akan Berpikir 100 Kali sebelum Serang Pakistan

Jum'at, 23 Mei 2025 - 07:56 WIB
loading...
A A A
Angkatan bersenjata Pakistan melancarkan aksi militer balasan berskala besar, yang diberi nama Operasi Bunyan-um-Marsoos, dan menargetkan beberapa instalasi militer India di berbagai wilayah sebagai respons terhadap serangan yang tidak beralasan pada malam antara tanggal 6 dan 7 Mei yang diberi nama Operasi Sindoor.

PM Sharif juga mengumumkan paket kompensasi untuk warga sipil dan personel militer yang terkena dampak selama perang baru-baru ini dengan India.

Di bawah paket kompensasi tersebut, dia mengatakan bahwa ahli waris dari setiap warga sipil yang tewas akan diberikan Rs10 juta, sementara yang terluka akan mendapatkan masing-masing Rs1 juta hingga Rs2 juta.

Ahli waris anggota angkatan bersenjata yang tewas akan diberikan Rs10 juta hingga Rs18 juta berdasarkan pangkat mereka, katanya, seraya menambahkan bahwa hingga Rs42 juta akan diberikan kepada keluarga untuk perumahan.

“Keluarga para martir akan menerima gaji penuh hingga tanggal pensiun prajurit, pendidikan gratis untuk anak-anak hingga lulus, dan tunjangan pernikahan sebesar Rs1 juta untuk satu anak perempuan. Setiap personel yang terluka akan menerima antara Rs2 hingga Rs5 juta,” imbuh PM Pakistan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved