Seteru Memanas, India Sangkal Terlibat Serangan Bom di Pakistan
Kamis, 22 Mei 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
ISPR menuduh India memanfaatkan kelompok proksi sebagai sarana untuk memicu terorisme di Pakistan.
“Setelah gagal dalam [menghadapi] Operasi Bunyan-um Marsoos dan diburu oleh militer dan lembaga penegak hukum, proksi teror India ini digunakan sebagai alat negara oleh India untuk memicu terorisme di Pakistan terhadap target empuk seperti anak-anak dan warga sipil yang tidak bersalah,” kata ISPR dalam sebuah pernyataan.
Operasi Bunyan-um Marsoos dilancarkannya terhadap India awal bulan ini sebagai respons atas Operasi Sindoor India, yang mencakup penargetan apa yang disebut New Delhi sebagai “infrastruktur teroris di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan.
Insiden di Khuzdar adalah yang terbaru dalam serangkaian peristiwa yang telah membuat hubungan antara India dan Pakistan menjadi tegang.
Dua negara bersenjata nuklir di Asia Selatan itu terlibat dalam permusuhan besar setelah India melancarkan serangan terhadap apa yang mereka sebut sebagai "fasilitas teroris" di wilayah yang dikontrol Pakistan pada 7 Mei, sebagai tanggapan atas serangan teror yang menewaskan 26 turis Hindu di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India pada 22 April.
“Setelah gagal dalam [menghadapi] Operasi Bunyan-um Marsoos dan diburu oleh militer dan lembaga penegak hukum, proksi teror India ini digunakan sebagai alat negara oleh India untuk memicu terorisme di Pakistan terhadap target empuk seperti anak-anak dan warga sipil yang tidak bersalah,” kata ISPR dalam sebuah pernyataan.
Operasi Bunyan-um Marsoos dilancarkannya terhadap India awal bulan ini sebagai respons atas Operasi Sindoor India, yang mencakup penargetan apa yang disebut New Delhi sebagai “infrastruktur teroris di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan.
Insiden di Khuzdar adalah yang terbaru dalam serangkaian peristiwa yang telah membuat hubungan antara India dan Pakistan menjadi tegang.
Dua negara bersenjata nuklir di Asia Selatan itu terlibat dalam permusuhan besar setelah India melancarkan serangan terhadap apa yang mereka sebut sebagai "fasilitas teroris" di wilayah yang dikontrol Pakistan pada 7 Mei, sebagai tanggapan atas serangan teror yang menewaskan 26 turis Hindu di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India pada 22 April.
Lihat Juga :