Trump akan Pasang Senjata AS di Luar Angkasa, Bagian dari Rencana Kubah Emas

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Disebutkan bahwa sejumlah besar sensor dan pencegat akan dibutuhkan agar sistem berbasis antariksa menjadi efektif, terutama karena militer asing seperti Korea Utara semakin canggih.

Namun pada hari Selasa, Trump menguraikan label harga dan jangka waktu yang jauh lebih rendah.

“Sistem ini akan beroperasi penuh sebelum masa jabatan saya berakhir. Jadi, kami akan menyelesaikannya dalam waktu sekitar tiga tahun,” ujar Trump.

Ia memperkirakan total biaya akan mencapai sekitar USD175 miliar, seraya menambahkan ia berencana menggunakan kemampuan pertahanan yang ada untuk membangun sistem tersebut.

Namun, pendanaan untuk program tersebut sejauh ini belum diamankan. Pada konferensi pers hari Selasa, Trump mengonfirmasi bahwa ia tengah mencari USD25 miliar untuk sistem tersebut dalam rancangan undang-undang pemotongan pajak yang saat ini sedang dibahas di Kongres, meskipun jumlah tersebut dapat dipotong di tengah negosiasi yang sedang berlangsung.

Kemungkinan akan ada beberapa variasi dalam total biaya proyek. Kantor berita Associated Press, misalnya, mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Trump telah diberi tiga versi rencana, yang digambarkan sebagai "sedang", "tinggi", dan "ekstra tinggi".

Tingkatan tersebut sesuai dengan jumlah satelit, sensor, dan pencegat yang akan ditempatkan di luar angkasa sebagai bagian dari program tersebut.

Kantor berita tersebut melaporkan Trump memilih versi "tinggi", yang biaya awalnya berkisar antara USD30 miliar dan USD100 miliar.

Pertanyaan tentang Kelayakan


Saat menjelaskan rencananya untuk Golden Dome pada hari Selasa, Trump menyebutkan beberapa inspirasi, termasuk sistem pertahanan rudal "Iron Dome" milik Israel, yang sebagian didanai AS.

Ia juga merujuk pada karya sesama anggota Partai Republik, mendiang Presiden Ronald Reagan, yang bertugas di Gedung Putih selama Perang Dingin pada tahun 1980-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved