India Rilis Video Sistem Rudal S-400 Tembak Jatuh Rudal Nuklir Pakistan, lalu Dihapus
Selasa, 20 Mei 2025 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Laporan media-media India, sebelum dihapus, mengeklaim bahwa Pakistan menggunakan rudal Shaheen-II berkemampuan nuklir—rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan 2.500 kilometer—tetapi dicegat oleh sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.
"Kementerian Luar Negeri dengan tegas menolak tuduhan tidak berdasar yang beredar di beberapa segmen media India, yang secara keliru mengeklaim bahwa Pakistan menggunakan rudal Shaheen selama Operasi Bunyanun Marsoos (BM)," kata kementerian tersebut, seperti dikutip surat kabar Tribune Pakistan, Selasa (20/5/2025).
Menurut kementerian itu, patut dicatat bahwa akun resmi Angkatan Darat India tetap bungkam mengenai masalah tersebut, dan tidak memberikan klarifikasi.
Tindakan militer India tersebut diduga sebagai kampanye disinformasi yang disengaja untuk mengaburkan kemundurannya dalam Operasi Sindoor.
"Selain itu, cerita-cerita yang direkayasa ini sejalan dengan upaya New Delhi yang terus-menerus untuk mempromosikan narasi yang menyesatkan mengenai gencatan senjata dan tuduhan tak berdasar tentang apa yang disebut 'pemerasan nuklir' oleh Pakistan," imbuh Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Jangkauan senjata yang digunakan oleh Pakistan dirinci dalam siaran pers ISPR tanggal 12 Mei. Angkatan Bersenjata Pakistan menggunakan rudal seri Fatah jarak jauh berpemandu presisi—F1 dan F2—serta amunisi canggih, pesawat nirawak pembunuh jarak jauh yang sangat canggih, dan artileri jarak jauh presisi.
"Kementerian Luar Negeri dengan tegas menolak tuduhan tidak berdasar yang beredar di beberapa segmen media India, yang secara keliru mengeklaim bahwa Pakistan menggunakan rudal Shaheen selama Operasi Bunyanun Marsoos (BM)," kata kementerian tersebut, seperti dikutip surat kabar Tribune Pakistan, Selasa (20/5/2025).
Menurut kementerian itu, patut dicatat bahwa akun resmi Angkatan Darat India tetap bungkam mengenai masalah tersebut, dan tidak memberikan klarifikasi.
Tindakan militer India tersebut diduga sebagai kampanye disinformasi yang disengaja untuk mengaburkan kemundurannya dalam Operasi Sindoor.
"Selain itu, cerita-cerita yang direkayasa ini sejalan dengan upaya New Delhi yang terus-menerus untuk mempromosikan narasi yang menyesatkan mengenai gencatan senjata dan tuduhan tak berdasar tentang apa yang disebut 'pemerasan nuklir' oleh Pakistan," imbuh Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Jangkauan senjata yang digunakan oleh Pakistan dirinci dalam siaran pers ISPR tanggal 12 Mei. Angkatan Bersenjata Pakistan menggunakan rudal seri Fatah jarak jauh berpemandu presisi—F1 dan F2—serta amunisi canggih, pesawat nirawak pembunuh jarak jauh yang sangat canggih, dan artileri jarak jauh presisi.
Lihat Juga :