Belajar dari Kekalahan Perang Pakistan, India Perkuat Aliansi dengan 32 Negara

Selasa, 20 Mei 2025 - 03:30 WIB
loading...
Belajar dari Kekalahan...
India perkuat aliansi dengan 32 negara. Foto/X/@weirdkoncept
A A A
NEW DELHI - India akan mengirim tujuh delegasi multipartai ke 32 negara serta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menyampaikan kasusnya terhadap dugaan terorisme yang berasal dari Pakistan.

Itu sebagai langkah India untuk memperkuat aliansi dengan banyak negara. Sebenarnya itu disebabkan karena kekalahan India dalam perang terbaru dengan Pakistan.

"Delegasi Semua Partai akan memproyeksikan konsensus nasional India dan pendekatan tegas untuk memerangi terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya," kata Kementerian Urusan Parlemen India, dilansir RT.

"Mereka akan menyampaikan kepada dunia pesan kuat negara itu tentang toleransi nol terhadap terorisme," tambahnya.

Delegasi tersebut meliputi 31 pemimpin dari Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang berkuasa di India dan 20 politisi dari partai oposisi, yang akan dibantu oleh mantan diplomat.

Baca Juga: YouTuber Cantik India Ditangkap karena Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan, Siapa Dia?

Ide tersebut dirumuskan setelah New Delhi menerima apa yang dianggapnya sebagai liputan pers yang buruk di media internasional mengenai konfrontasi militer singkatnya dengan Islamabad bulan ini.

Beberapa media Barat dituduh menerbitkan narasi pro-Pakistan tentang Operasi Sindoor, respons militer New Delhi terhadap serangan teror mematikan di Wilayah Persatuan India, Jammu dan Kashmir bulan lalu.

Delegasi tersebut akan mengunjungi total 32 negara, termasuk singgah di kantor pusat UE di Belgia, dengan tur mereka dijadwalkan dimulai pada 23 Mei.

Kelompok politisi pertama akan berinteraksi dengan pejabat di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan Aljazair. Kelompok kedua akan melakukan perjalanan ke UE, Inggris, dan negara-negara lain di kawasan tersebut, sementara kelompok ketiga akan bertemu dengan pejabat di Jepang dan negara-negara Asia Tenggara, kata para pejabat.

Kelompok keempat akan mengunjungi UEA dan beberapa negara Afrika, sementara kelompok kelima dijadwalkan untuk mengunjungi beberapa negara termasuk AS, Panama, Guyana, Brasil, dan Kolombia.

Kelompok 6 akan mengunjungi Spanyol, Yunani, Slovenia, Latvia, dan Rusia, sementara kelompok terakhir akan melakukan perjalanan ke Mesir, Qatar, Ethiopia, dan Afrika Selatan.

Islamabad telah mengumumkan tindakan balasan terhadap inisiatif tersebut. Pada hari Minggu, Radio Pakistan melaporkan bahwa Perdana Menteri Shehbaz Sharif akan mengirim sekelompok diplomat tingkat tinggi ke ibu kota dunia utama dalam upaya untuk melawan India.

Delegasi diplomatik Pakistan akan melakukan perjalanan ke kota-kota utama, termasuk London, Washington, Paris, dan Brussels, "untuk mengungkap propaganda India," menurut laporan tersebut.

Mantan Menteri Luar Negeri Bilawal Bhutto Zardari telah ditunjuk oleh Sharif untuk memimpin delegasi Pakistan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved