77 Tahun Lalu, 700.000 Warga Palestina Diusir Zionis, Ribuan Demonstran Gelar Aksi Solidaritas

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:27 WIB
loading...
77 Tahun Lalu, 700.000...
Ribuan demonstran gelar aksi solidaritas memperingati Hari Nakba. Foto/X/@JohnWRees
A A A
GAZA - Puluhan ribu orang telah berunjuk rasa di seluruh dunia dalam solidaritas dengan warga Palestina di tengah perang brutal Israel di Gaza dan untuk memperingati pembersihan etnis warga Palestina tahun 1948 oleh milisi Yahudi, yang dikenang sebagai Nakba, atau malapetaka.

Melansir Al Jazeera, Nakba mengakibatkan pemindahan massal permanen warga Palestina setelah pembentukan Israel pada tahun 1948. Para aktivis mengatakan bahwa sejarah terulang kembali hari ini di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Di Stockholm, ribuan orang berkumpul di Odenplan Square, menanggapi seruan dari berbagai organisasi masyarakat sipil untuk memprotes serangan Israel di Gaza.

Para peserta melambaikan bendera Palestina, memajang foto anak-anak yang terbunuh, dan membawa spanduk bertuliskan: “Hentikan genosida rezim Zionis di Palestina”.

Banyak demonstran membawa plakat berisi nama-nama warga sipil yang terbunuh di Gaza, yang bertujuan untuk menyoroti pembantaian yang sedang berlangsung.

Sementara itu, di London, Inggris, ratusan ribu orang berbaris menuju Downing Street, menuntut diakhirinya apa yang mereka gambarkan sebagai genosida Israel di Gaza, 77 tahun setelah Nakba. Para pengunjuk rasa, beberapa mengenakan keffiyeh dan mengibarkan bendera Palestina, meneriakkan slogan-slogan seperti “Hentikan genosida di Gaza”, “Bebaskan Palestina”, dan “Israel adalah negara teroris”.

Para demonstran mengecam blokade Israel terhadap Jalur Gaza, menuduhnya sengaja membuat lebih dari dua juta warga Palestina kelaparan, dan mengkritik pemerintah Inggris atas dukungan politik dan militernya terhadap Israel, dengan menuduhnya terlibat dalam krisis kemanusiaan.

Di Berlin, Jerman, orang-orang berkumpul di Potsdamer Platz untuk memprotes serangan Israel terhadap Gaza.

Baca Juga: PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia

Para demonstran melambaikan bendera Palestina dan membawa plakat bertuliskan: "Diamnya kalian adalah keterlibatan" dan "Kalian tidak bisa membunuh kami semua". Para wanita berpakaian tradisional yang membawa gambar bertema Nakba juga hadir.

Acara tersebut berlangsung di tengah langkah-langkah keamanan yang ketat, dengan sedikitnya tiga orang dilaporkan ditahan.

Pawai solidaritas diadakan di Athena, Yunani, di mana para demonstran, yang mengenakan keffiyeh dan membawa bendera Palestina, berbaris pertama kali ke kedutaan besar Amerika Serikat dan Israel.

Protes telah meletus setelah ratusan warga Palestina terbunuh dalam beberapa hari terakhir saat Israel mengintensifkan serangannya, dengan pengumuman serangan darat baru.

Secara global, 15 Mei diperingati sebagai peringatan 77 tahun pengusiran 700.000 warga Palestina dari rumah mereka setelah berdirinya Israel pada tahun 1948.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, militer Israel telah menewaskan 53.272 warga Palestina dan melukai 120.673 orang sejak melancarkan serangan pada 7 Oktober 2023. Kantor Media Pemerintah memperbarui jumlah korban tewas menjadi lebih dari 61.700, dengan catatan bahwa ribuan orang yang masih hilang di bawah reruntuhan diduga tewas.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved