Senjata dari Ukraina Akan Banjiri Eropa Jika Perang Berakhir

Senin, 19 Mei 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 250.000 Orang Saksikan Misa Pelantikan Paus Leo XIV

Rubio mengatakan AS akan memeriksa proposal gencatan senjata dari Rusia dan Ukraina. "Jika dokumen-dokumen tersebut memiliki ide-ide yang realistis dan rasional, maka saya pikir kami tahu kami telah membuat kemajuan," katanya.

Diplomat tersebut mengonfirmasi bahwa AS siap untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut kepada Rusia jika tidak ada kesepakatan yang dicapai. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kedua majelis Kongres akan meloloskan RUU Senator Lindsey Graham yang memperkenalkan tarif 500% atas impor dari negara-negara yang membeli minyak, gas alam, dan uranium Rusia.

Menurut Gedung Putih, Rubio berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov melalui telepon pada hari Sabtu, menegaskan kembali seruan Presiden Donald Trump untuk gencatan senjata segera.

Moskow telah menolak tuntutan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari, dengan menegaskan bahwa pembicaraan harus membahas "akar penyebab" konflik, termasuk aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan NATO – yang dianggap Rusia sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menegaskan bahwa gencatan senjata yang langgeng akan mengharuskan Ukraina untuk menghentikan upaya mobilisasinya, berhenti menerima senjata dari luar negeri, dan menarik pasukan dari wilayah Rusia. Ia memperingatkan bahwa Kiev kemungkinan akan menggunakan gencatan senjata sementara untuk mempersenjatai kembali dan menyusun kembali pasukan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved